Rabu, 3 Juni 2026

Sikap Seskab Teddy Terkait Serangan dan Kritik Personal di Media Sosial jadi Sorotan

Indonesia Political Review (IPR) angkat bicara soal sikap Seskab Teddy yang mengabaikan serangan personal di media sosial.

Tayang:
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/YouTube Sekretariat Kabinet RI
TANGGAPI DINO - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan tanggapan terkait kritik yang disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, mengenai frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Tanggapan itu diunggah Teddy melalui laman YouTube Sekretariat Kabinet RI dan media sosial. 

Ringkasan Berita:
  • IPR angkat bicara soal sikap Seskab Teddy yang mengabaikan serangan personal di media sosial.
  • Menurut Iwan Setiawan, pejabat publik perlu memiliki strategi komunikasi yang cerdas dan persuasif.
  • Iwan menilai Teddy tetap fokus pada tugas kenegaraan, sehingga membantu meminimalkan polarisasi publik.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif lembaga survei dan konsultan Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menanggapi langkah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang memilih mengabaikan berbagai serangan personal di media sosial.

Dirinya menilai pola komunikasi Teddy yang meminimalkan drama personal jadi fondasi krusial yang dibutuhkan pemerintahan saat ini untuk menjaga stabilitas.

Menurut Iwan, di era digital seperti sekarang ini, pejabat negara memang harus cerdas mengelola dan menguasai strategi komunikasi. 

“Bagi saya, sikap Seskab Teddy yang tidak defensif, memilih mengabaikan serangan personal, patut diapresiasi,” kata Iwan dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Iwan memaparkan sejumlah kompetensi mendasar yang idealnya melekat pada setiap pejabat publik dalam berinteraksi dengan masyarakat. 

Kemampuan tersebut mencakup penguasaan materi, ketepatan menempatkan diri sesuai situasi dan kondisi, kepekaan membaca psikologi publik, hingga pendekatan yang persuasif.

"Teddy tidak menggunakan privilege-nya sebagai Seskab dan semua orang tahu, Teddy lah yang paling dekat dengan Presiden. Bahkan saya sering menyatakan bahwa Teddy ini merupakan salah satu pejabat yang menjadi andalan Presiden," ungkapnya.

Dirinya menilai Teddy menunjukkan performa dan kedisplinan yang tinggi ketika dihadapkan pada tugas-tugas kelembagaan. 

Iwan melihat ritme kerja Seskab sangat dinamis dalam menyelesaikan urusan negara.

"Namun, kalau menyangkut tugas dan tanggung jawabnya sebagai Seskab dalam urusan negara, dia paling gesit dan cekatan. Kalau kita perhatikan aktivitasnya di media sosial, Teddy seperti tidak mengenal capek, bahkan dari pagi ketemu pagi," jelas Iwan.

Iwan kembali menegaskan bahwa pilihan untuk bekerja dalam senyap dari drama pribadi namun tegas pada urusan substansi data negara adalah kunci penting untuk meminimalkan polarisasi.

Diberitakan sebelumnya, Teddy Indra Wijaya memaparkan tujuh capaian yang disebut pemerintah sebagai hasil diplomasi luar negeri Presiden Prabowo Subianto dalam satu setengah tahun terakhir.

Pemaparan itu disampaikan Teddy saat merespons kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo.

Menurut Teddy, aktivitas diplomasi kepala negara perlu dinilai berdasarkan hasil yang diperoleh, bukan semata dari intensitas perjalanan.

"Jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang telah kita capai. Dan semua itu adalah diplomasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo lewat berbagai macam cara, baik yang dipublikasikan maupun tidak dipublikasikan. Karena yang terpenting bagi kami adalah hasil konkretnya," ujar Teddy dalam rekaman video yang dirilis Senin (1/6/2026).

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved