Pimpinan BGN Diganti
5 Poin Respons Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Beri Selamat ke Nanik S Deyang
Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), berikut respons Dadan.
Dadan menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan baru BGN.
Ia memberi selamat ke Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, serta Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.
Dadan berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan dan meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru. Insyaa Allah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermanfaat untuk seluruh penerima manfaat," ungkapnya.
Alasan Prabowo Copot Dadan dari Kepala BGN
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan, perombakan ini merupakan hasil evaluasi berkala yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.
Penilaian tersebut melibatkan masukan dari berbagai kementerian terkait, masyarakat, hingga para penerima manfaat langsung.
Pemerintah turut menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian para pejabat tersebut selama meletakkan fondasi awal lembaga baru ini.
"Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras, dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo.
Prasetyo juga berharap jajaran pimpinan yang baru dapat segera bergerak cepat memetakan langkah taktis organisasi.
"Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi," imbuhnya.
Profil Singkat Dadan Hindayana
Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat pada 1967.
Dadan merupakan lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1990.
Ia kemudian meraih gelar doktor (Dr. rer. Hort) dalam bidang Entomologi Terapan dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman, pada tahun 2000.
Sebelum mengemban amanah di BGN, kariernya banyak dihabiskan di dunia pendidikan tinggi.
Dadan merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis, di antaranya Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB (2003-2008) serta Ketua STPK Banau Halmahera Barat (2014-2022).
Dalam catatan pengabdiannya, ia telah menerima berbagai penghargaan dari negara, termasuk Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada 2023.
(Tribunnews.com/Nuryanti/Igman Ibrahim/Taufik Ismail) (Kompas.com/Adhyasta Dirgantara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kepala-BGN-Dadan-Hindayana_0.jpg)