Senin, 8 Juni 2026

Pemerintahan Prabowo Dinilai Jaga Kerukunan dan Keamanan Meski Diterpa Geopolitik

Tingginya tingkat keberhasilan pemerintahan Prabowo dalam menjaga kerukunan umat beragama sering disampaikan saat momen pidato kebangsaan

Tayang:
Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
HO
PEMERINTAHAN STABIL - Pemerintahan Presiden Prabowo dinilai berhasil menjaga kerukunan beragama dan keamanan meski kondisi geopolitik global sedang tidak stabil. Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi menganggap pemerintahan Prabowo sukses menjaga kondusivitas di dalam negeri (HO) 

Ringkasan Berita:
  • Survei Poltracking menunjukkan publik menilai pemerintah Prabowo berhasil menjaga kerukunan beragama secara nasional.
  • Keberhasilan lainnya mencakup menjaga keamanan, persatuan bangsa, serta memperkuat hubungan luar negeri strategis.
  • Publik juga menilai pemerintah berhasil meningkatkan akses layanan kesehatan dan pendidikan terjangkau.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pemerintahan Presiden Prabowo dinilai berhasil menjaga kerukunan beragama dan keamanan meski kondisi geopolitik global sedang tidak stabil.

Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi menganggap pemerintahan Prabowo sukses menjaga kondusivitas di dalam negeri. 

“Jadi paling tinggi, tingkat keberhasilan menurut publik dari kinerja Prabowo adalah menjaga kerukunan umat beragama di 80 persen,” kata Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, Jumat (5/6/2026). 

Tingginya tingkat keberhasilan pemerintahan Prabowo dalam menjaga kerukunan umat beragama sering disampaikan saat momen pidato kebangsaan.

Prabowo sering menekankan bahwa menjaga kerukunan antaretnis, suku, dan agama adalah fondasi utama dalam menghadapi tantangan global. 

Persatuan itu dinilai mutlak agar bangsa Indonesia tidak mudah diadu domba. Selain itu, Prabowo menggeser fokus kebijakan luar negeri Indonesia ke arah yang lebih strategis dan tegas tanpa meninggalkan prinsip ‘bebas aktif’. 

Baca juga: Soal Biaya Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo, Menkeu Purbaya: Secara Logika Boleh Nombok

Seperti Indonesia memosisikan diri sebagai kekuatan menengah (middle power) yang mampu menjembatani berbagai blok kekuatan dunia.

Lalu, bergabungnya Indonesia dengan BRICS pada 2025, yang dipandang memperluas pengaruh Indonesia dalam tatanan global yang semakin multipolar. 

Kemudian, pemerintahan Prabowo memperluas kerja sama dengan berbagai negara tanpa berpihak pada satu blok tertentu, seperti India, Australia, Rusia, China dan Amerika Serikat terus diperkuat.

Tak hanya itu, pemerintahan Prabowo juga berhasil menjaga keamanan. Di sisi lain, publik menganggap Prabowo sukses menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

“Kemudian menjaga keamanan di 77,8 persen, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di 77,4 persen,” sambung Masduri. 

Di samping itu, keberhasilan pemerintahan Prabowo juga tergambar dari sektor kesehatan. Kemudian, yang tak kalah penting, sektor pendidikan juga menjadi perhatian besar dari Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. 

“Pelayanan kesehatan yang terjangkau di 75,1 persen dan pendidikan terjangkau 72,9 persen,” pungkas Masduri. 

Seperti diketahui bersama, survei Poltracking dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung pada periode 11-17 Mei 2026, dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 responden, margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode sampel survei menggunakan multistage random sampling.

Hasil Survei Indikator
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved