Rabu, 10 Juni 2026

Tiga Pola Propaganda yang Diduga Membonceng Film 'Pesta Babi'

Menurut Rico, hal itu terlihat dari tiga pola propaganda yang terlihat dalam film tersebut. 

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
HO/IST
FILM PESTA BABI - Sejumlah pengaman kampus (satpam) menutupi layar proyektor saat mahasiswa menonton film dokumenter Pesta Babi, Kamis malam (7/5/2027) di Universitas Mataram, NTB. Film ini menuai pro dan kontra di masyarakat. (KOMPAS/FITRI RACHMAWATI) 

“Saya juga bingung provokatifnya di mana. Judulnya juga enggak clickbait. Jadi, kalau nonton beneran, ya ada upacara adat bernama pesta babi,” katanya dikutip dari Tribunnews.com.

“Mudah-mudahan dengan menonton nanti, terbuktilah apakah provokatif atau enggak,” ujarnya.

Menurut Dandhy, jika Pesta Babi dianggap provokatif, hal itu berarti meremehkan ribuan orang yang menggelar nobar) film. Para penonton film itu pasti akan menulis ulasan di media sosial.

Dandhy mengungkap pihak yang melindungi dia dalam pembuatan film-film dokumenter yang memicu perdebatan.

“Di dunia yang orang baru berpikir atau bertindak ketika ada beking, memang seolah-olah semua kelihatan ada beking,” ujar Dandhy dalam siniar di kanal YouTube Hendri, Jumat, (22/5/2026).

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved