BPJS Ketenagakerjaan dan Untad Perkuat Kolaborasi Pengembangan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan perkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Universitas Tadulako.
“Hari ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan lembaga penyelenggara jaminan sosial nasional. Kami berharap MoU ini segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama dan implementasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.
Amar menjelaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan dapat menghadirkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Selain memperkuat pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, kemitraan ini juga dapat mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menambahkan bahwa Universitas Tadulako membuka ruang kolaborasi yang luas bersama BPJS Ketenagakerjaan, termasuk melalui pengembangan riset, penyusunan kajian akademik, program pengabdian masyarakat, hingga pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dapat menjadi sarana edukasi dan peningkatan literasi jaminan sosial di tengah masyarakat.
Melalui kerja sama ini, Universitas Tadulako berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang mampu memperkuat kesejahteraan sivitas akademika, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan sosial, serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat, produktif, berdaya saing, dan terlindungi.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut turut menyambut baik kerja sama antar kedua belah pihak.
Menurutnya, kolaborasi dengan Universitas Tadulako menjadi langkah strategis untuk memperluas literasi jaminan sosial ketenagakerjaan di kalangan generasi muda sekaligus mendorong lahirnya berbagai kajian dan inovasi yang mendukung perluasan perlindungan pekerja di kawasan Indonesia Timur.
“Melalui sinergi ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebelum memasuki dunia kerja, sehingga dapat mendukung terwujudnya pekerja Indonesia yang produktif, terlindungi, dan sejahtera,” ujar Suci.
Melalui kemitraan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat memperluas jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi di berbagai daerah guna memperkuat ekosistem perlindungan pekerja yang berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sejak di bangku pendidikan.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan BPD DIY Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Literasi Jaminan Sosial Pekerja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BPJS-TK-Sinergi-dengan-Untad.jpg)