Harga BBM Naik
Mahasiswa & Driver Ojol Berhasil Tembus Blokade Aparat yang Adang Massa Gelar Demo di Bundaran HI
Blokade di kawasan Bundaran HI akhirnya berhasil dibuka oleh massa aksi dan driver ojol. Sebelumnya aksi demo di Bundaran HI sempat dilarang.
Dia menjelaskan upaya kepolisian menghentikan massa aksi agar tidak menggelar demonstrasi di Bundaran HI sebagai tugas negara demi terjaminnya kelancaran aktivitas masyarakat umum.
Baca juga: Polisi Alihkan Lokasi Demo Mahasiswa dari Bundaran HI ke Depan DPR hingga Patung Kuda
Adri juga mengeklaim bahwa sejak awal pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut, tetapi tak dihiraukan oleh massa aksi.
“Itu jalan penghubung masyarakat. Jadi kami tidak mengizinkan untuk melaksanakan demo di sana. Sebetulnya komunikasi kalian sama anggota sudah mulai awal, cuma kalian yang keras kepala,” kata dia.
Adri menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak DPR/MPR RI agar aksi digelar di depan gedung parlemen.
“Semua massa kalian yang akan menyampaikan pendapat akan dialokasikan di DPR ini. Nanti Ketua DPR nanti akan menyampaikan,” kata dia. Namun mahasiswa tak terima dengan alasan itu. Maka dari itu, mereka pun berjalan kaki ke Bundaran HI setelah busnya disetop di depan Gedung DPR/MPR RI.
Kapolres Metro Jakpus Debat dengan Wakil BEM UI usai Dilarang Demo di Bundaran HI
Di sisi lain, sejumlah massa dari BEM UI sempat berdebat dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung di kawasan Dukuh Atas atau sekitar 500 meter dari Bundaran HI.
Salah satu massa yang berdebat adalah Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra.
Mulanya Kombes Reynold melarang adanya aksi demonstrasi di sekitar Bundaran HI karena mengganggu kenyamanan masyarakat dan menimbulkan kemacetan.
"Kalau nggak mengganggu masyarakat, pasti kami fasilitasi (untuk melakukan aksi demonstrasi). Mohon maaf ya," kata Kombes Reynold kepada Fathimah.
Setelah mendengar pernyataan Reynold, Fathimah menegaskan aksi demonstrasi juga merupakan hak warga negara terkait kebebasan berpendapat.
Dia juga mengungkapkan bahwa aksi yang akan dilakukan pada hari ini tidak akan mengganggu lalu lintas.
"Hak kita juga Pak untuk melakukan demonstrasi. Kita tidak akan mengganggu lalu lintas seperti hari ini jika kita tidak diblokade di mana-mana. Jam 12 seharusnya sudah sampai (di Bundaran HI) dan tidak mengganggu lalu lintas seperti ini," kata Fathimah di depan Reynold.
Ia pun tidak menerima alasan Reynold tentang pelarangan melakukan aksi demonstrasi karena dianggap mengganggu lalu lintas.
Fathimah mengatakan jika memang aparat melarang melakukan demonstrasi di Bundaran HI, seharusnya sudah diadang jauh dari titik lokasi.
"Jadi izinkan kita untuk tidak menerima alasan bapak bahwa ini semua demi lalu lintas karena kita juga mau sampai juga kita, pak," katanya.