Harga BBM Naik
Relawan Prabowo Mengaku Cemas Aksi Demo Mahasiswa Disusupi, Korlap BEM UI: Tuduhan Ofensif
Menurut Korlap BEM UI Hafizh Hernanda, tudingan bahwa aksi demonstrasi kalangan mahasiswa telah disusupi adalah tuduhan yang sangat ofensif.
Ringkasan Berita:
- Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo H. Kurniawan mengaku khawatir, aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar pada Jumat (12/6/2026) kemarin telah disusupi pihak tertentu.
- Hal itu lantas dibantah oleh Korlap BEM UI Muhammad Hafizh Fernanda.
- Menurut Hafizh, pernyataan bahwa aksi demonstrasi telah disusupi merupakan tuduhan yang sangat ofensif atau menyinggung.
TRIBUNNEWS.COM - Koordinator Lapangan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Bidang Sosial Politik (SOSPOL) 2026, Muhammad Hafizh Hernanda, menanggapi tudingan bahwa aksi demonstrasi kalangan mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat pada Jumat (12/6/2026) disusupi pihak-pihak tertentu.
Menurut Hafiz, itu adalah tuduhan yang sangat ofensif atau menyinggung.
Hal ini disampaikan Hafiz dalam program Kompas Petang pada Sabtu (13/6/2026), merespons pernyataan Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H. Kurniawan, yang mengaku cemas aksi demonstrasi tersebut telah disisipi pihak dari luar yang memiliki kepentingan tersendiri.
Adapun Kurniawan bilang, pemerintah memang menerima kritik dan tuntutan yang disuarakan oleh mahasiswa dan para demonstran.
Namun, ia menegaskan bahwa pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto membutuhkan waktu untuk memperbaiki ekonomi dalam negeri.
Oleh karenanya, Kurniawan meminta agar para mahasiswa dapat memahami dan memberi kesempatan bagi Prabowo.
Namun, ia juga khawatir bahwa gerakan demonstrasi tersebut disusupi pihak-pihak dari luar.
"Kalau memperbaiki sesuatu, itu kan bukan juga bim salabim, untuk menata negara yang sudah memang benar-benar hancur, lumpuh ya, secara ekonomi ini, kan ini terjadi bukan cuma sekarang?" kata Kurniawan dalam program yang sama.
"Justru saat ini Bapak Prabowo Subianto ini tengah memperbaiki, masih fokus memperbaiki kerusakan-kerusakan yang ada di negeri ini."
"Seharusnya adik-adik mahasiswa juga ngerti dong, ya. Kalau di Indonesia saja tidak mau mendengarkan, tidak beri kesempatan kepada Prabowo Subianto untuk memperbaiki semua kerusakan, ini yang bahaya."
"Karena kalau adik-adik mahasiswa, saya yakin, percaya, bahwa semua itu dilakukan karena memang mereka idealis. Mereka bagus, patriotis. Tapi, yang kita takutkan di balik agenda adik-adik mahasiswa ini ada kepentingan-kepentingan yang disusupkan."
Baca juga: 4 Fakta Demo di Jakarta, Sempat Memanas hingga 2 Pria Diduga Penyusup Ditangkap, Bukan Mahasiswa
Ketika ditanya soal pihak yang menyusupi aksi demonstrasi, Kurniawan bilang pihak tersebut adalah negara yang terdampak oleh kebijakan Prabowo.
Menurutnya, negara tersebut adalah Singapura.
"Saat ini Prabowo tengah fokus melakukan perubahan-perubahan besar terkait situasi impor, segala macam. Impor satu pintu, pemberantasan korupsi, dan mafia migas yang semua disikat," papar Kurniawan.
"Ini negara-negara yang punya kepentingan, jadi terdampak dengan kebijakan Prabowo, kita sebut saja, Singapura."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Demonstrasi-BEM-Tuntut-Pemerintah-Perbaiki-Ekonomi_20260612_202908.jpg)