RUPS
Jelang RUPS, Begini Gebrakan Perusahaan Jamu Legendaris Indonesia
Sido Muncul bersiap ganti pimpinan, Irwan Hidayat bocorkan lima agenda strategis perusahaan ke depan.
TRIBUNNEWS.COM - Memimpin perusahaan selama puluhan tahun bukan perkara mudah, terlebih saat memasuki fase krusial pergantian kepemimpinan. Dibutuhkan persiapan matang agar transisi berjalan mulus tanpa mengganggu kelangsungan bisnis.
Tantangan itu terasa nyata di berbagai perusahaan besar Indonesia, tak terkecuali yang bergerak di industri jamu dan farmasi.
Sektor tersebut menuntut tidak hanya keahlian bisnis, tetapi juga pemahaman mendalam soal produk, riset, dan kepercayaan konsumen yang dibangun selama bertahun-tahun.
Hal ini kini tengah dihadapi PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) yang bersiap memasuki babak baru setelah lebih dari tujuh dekade berdiri.
Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat pun angkat bicara mengenai bagaimana persiapan itu akan dijalankan.
Baca juga: Perusahaan Jamu Ini Beri Santunan untuk 1.000 Kaum Duafa di Ungaran: Ramadan Adalah Momen Berbagi
Irwan sendiri bukan sosok asing di kursi pimpinan Sido Muncul. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai CEO pada periode pertamanya, yakni pada 18 Desember 2013 hingga 17 Mei 2016.
Setelah masa jabatannya berakhir, kepemimpinan beralih kepada Jonatha Sofjan Hidajat pada 2016 hingga 2018, kemudian dilanjutkan oleh David Hidayat sejak 17 Mei 2018 hingga saat ini.
Kini, setelah hampir satu dekade, Irwan berencana kembali ke posisi tersebut. Namun kali ini, motivasinya berbeda dari sekadar mengelola perusahaan.
Sebagai yang paling senior di jajaran pimpinan, ia merasa terpanggil untuk memimpin satu fase paling menentukan dalam sejarah Sido Muncul, yaitu mempersiapkan perusahaan sebelum diserahkan sepenuhnya kepada generasi penerus.
"Sebagai yang paling senior di keluarga Hidayat, jika disetujui, saya akan menjadi CEO Sido Muncul yang terakhir dari generasi ketiga dan mewakili seluruh keluarga Hidayat menyerahkan Sido Muncul kepada generasi penerus," ujar Irwan dalam konferensi pers yang diadakan di House of Jamu, Cipete Raya, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).
Baca juga: Jelang Perayaan 75 Tahun, Perusahaan Jamu ini Salurkan Rp200 Juta untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta
5 Langkah Strategis Sido Muncul
Persiapan yang dimaksud Irwan bukan sekadar pergantian nama di struktur organisasi. Setidaknya, ada lima langkah konkret yang telah disiapkan untuk membawa Sido Muncul agar semakin maju.
Pertama, mempersiapkan tata kelola perseroan yang lebih baik dan transparan. Aturan-aturan yang selama ini berjalan sebagai regulasi akan terus diperbaiki menjadi lebih baik Dengan begitu, seluruh pihak yang terlibat kelak dapat beroperasi secara setara dan terstruktur.
Kedua, efisiensi operasional. Sido Muncul tengah menjalankan sistem Sido Monitoring Activity Real-Time (SMART) untuk memantau setiap proses pengadaan barang secara transparan dan mencegah kecurangan.
Ketiga, memperluas pasar ekspor. Sejak 2017, Sido Muncul telah memasarkan produk-produknya keberbagai negara dengan memperhatikan regulasi global.
Keempat, Sido Muncul akan mendorong pertumbuhan penjualan produk suplemen. Irwan mencatat bahwa penetrasi food supplement di Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara maju.
Baca juga: Disorot Akademisi China, Perusahaan Jamu ini Disebut Layak Jadi Rujukan Global
Kelima, mengampanyekan budaya menabung saham di masyarakat. Irwan melihat, jumlah investor ritel Indonesia yang baru sekitar 21 juta orang sebagai potensi besar yang belum tersentuh, jauh di bawah Amerika Serikat yang investor ritelnya mencapai lebih dari 200 juta orang.
"Saya ingin meyakinkan masyarakat kita bahwa kita punya potensi yang tidur. Daripada disimpan dalam bentuk tabungan biasa, lebih baik belikan saham dan pilih perusahaan yang punya track record baik," ujar Irwan.
Susunan Pengurus Baru Menanti Persetujuan RUPS
Kelima langkah tersebut menjadi bagian dari agenda besar Sido Muncul saat ini dan di masa depan, seiring dengan rencana pergantian susunan pengurus perseroan yang akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Semarang, Jawa Tegah, pada Kamis (9/4/2026).
Dalam RUPS tersebut, perseroan akan mengusulkan susunan pengurus baru yang mencerminkan perpaduan dua generasi pimpinan Sido Muncul. Berikut rencana susunan pengurus yang diusulkan.
Direksi dipimpin Direktur Utama Dr (HC) Irwan Hidayat, bersama Direktur yaitu David Hidayat, Maria Reviani Hidayat, Darmadji Sidik, dan Budiyanto.
Baca juga: Jaga Marwah Jamu Aman Nasional, Perusahaan Jamu Ini Raih Penghargaan BPOM Award
Sementara itu, Dewan Komisaris terdiri dari Jonatha Sofjan Hidajat sebagai Komisaris Utama, serta Johan Hidayat, Sigit Hartojo Hadi Santoso, Venancia Sri Indrijati W, Dr dr Mohammad Adib Khumaidi Spb, dan Prof Lindawati Gani sebagai Komisaris
Salah satu nama yang menarik perhatian dalam susunan tersebut adalah Maria Reviani Hidayat. Putri Irwan yang telah mengabdi selama 25 tahun dan kini menjabat Direktur Marketing, menjadi penanda bahwa generasi keempat mulai dilibatkan secara formal dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Maria pun menegaskan bahwa generasi penerus tidak hanya melanjutkan bisnis, tetapi juga menjaga nilai-nilai yang telah dibangun perusahaan sejak awal.
“Dari yang disampaikan ayah saya tadi, kami ingin publik juga memahami bagaimana kinerja, cara kerja, dan value yang dipegang perusahaan ini. Nilai-nilai itulah yang akan kami lanjutkan dalam mengembangkan bisnis ke depan,” ujar Maria.
Sejalan dengan hal tersebut, Irwan juga menegaskan bahwa generasi penerus sudah memiliki bekal yang memadai, baik dari sisi pendidikan maupun pengalaman. Yang perlu dipastikan tinggal satu hal, yakni sistem yang solid dan standar yang tidak boleh kendur.
"Cita-cita kami, kami ingin perusahaan ini menjadi perusahaan di Indonesia tapi kelasnya itu Singapura. Jadi tidak boleh ada kesalahan," tegasnya.
Baca juga: Gelar Operasi Katarak Gratis, Perusahaan Jamu Ini Bantu Ratusan Warga Bandung ‘Kembali Melihat’
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DIREKSI-SIDO-MUNCUL.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.