Minggu, 31 Mei 2026

Bukan Cuma Harga Murah, Konsumen Kini Berburu Kecepatan Balas Chat

Lanskap belanja digital di Indonesia mengalami pergeseran drastis. Konsumen kini tidak hanya menuntut harga murah, melainkan kecepatan respons

Tayang:
Editor: Dodi Esvandi
HO/IST
Dalam perjalanan belanja digital, platform pesan instan kini mengungguli media sosial tradisional untuk urusan transaksi. Riset yang sama mencatat 81 persen responden memilih WhatsApp sebagai kanal komunikasi utama saat berinteraksi dengan pelaku bisnis. 

Langkah ini diklaim mampu mendongkrak Sales Qualified Leads (SQLs) hingga dua kali lipat karena sistem yang terus aktif 24 jam.

Di sektor retail kecantikan, jaringan Bening’s Clinic juga menggunakan sistem pemusatan saluran (omnichannel) untuk mengelola komunikasi di 15 cabangnya. 

Integrasi obrolan dari kampanye digital dan iklan dinilai mampu mengurai penumpukan pesan manual sekaligus mengotomasi proses reservasi tindakan.

Mengubah Chat Menjadi Data

Tantangan berikutnya bagi pelaku bisnis bukan lagi sekadar membalas pesan dengan cepat, melainkan bagaimana mengelola tumpukan data percakapan tersebut. 

Banyak bisnis terjebak pada pola reaktif karena informasi keluhan, tren permintaan, dan sentimen pelanggan tersebar di berbagai aplikasi yang terfragmentasi.

Evolusi teknologi komunikasi kini mulai diarahkan pada CX Intelligence—sistem yang mampu menganalisis pola obrolan, skor kepuasan pelanggan (CSAT), hingga tren produk yang sedang diminati secara otomatis. 

Dengan begitu, interaksi harian lewat chat tidak menguap begitu saja, melainkan berubah menjadi basis data untuk strategi bisnis ke depan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved