Mobil Hybrid Kasuari Akan Jadi Pendamping di Kegiatan Ekspedisi 'PLN Blits Explore Nusantara'

Tim 'PLN Blits Explore Nusantara' akan terdiri dari 10 orang termasuk driver dan seluruhnya akan terdiri dari 5 kendaraan, termasuk service car.

Mobil Hybrid Kasuari Akan Jadi Pendamping di Kegiatan Ekspedisi 'PLN Blits Explore Nusantara'
IST
Mobil listrik Blits hasil kolaborasi Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta dan ITS Surabaya di acara kick off program ekspedisi 'PLN Blits Explore Nusantara' menjelajahi sejumlah kota dan pulau di Indonesia sejauh 15.000 kilometer di kampus UBL, Ciledug, Tangerang, Senin (12/11/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Satu mobil listrik ciptaan Institut 10 November (ITS) Surabaya bernama Kasuari akan turut mengiringi mobil listrik Blits hasil kolaborasi Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta dan ITS Surabaya selama menjalani rangkaian pengujian jalan (test drive) di program 'PLN Blits Explore Nusantara' menjelajahi sejumlah kota dan Pulau di Indonesia menempuh jarak sejauh 15.000 kilometer.

Berbeda dengan Blits yang 100 persen tenaganya digerakkan oleh energi listrik yang disimpan di battery pack, Kasuari merupakan mobil listrik hybrid.

Kedua mobil ini tiba di Jakarta sejak hari Jumat (9/11/2018) lalu dan langsung melakukan pengisian daya baterai pada Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang berlokasi di area parkir khusus kendaraan listrik di kantor PLN UID Jakarta Raya.

Muhammad Nur Yuniarto, dosen pembimbing dan ketua tim mobil listrik BLITS, Kasuari digerakkan oleh mesin diesel berbahan bakar minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan dikombinasikan dengan tenaga listrik dengan perbandingan 50:50.

Saat menempuh perjalanan dari kampus ITS di Surabaya menuju Jakarta untuk memulai kick of ekspedisi 'PLN Blits Explore Nusantara' mobil ini sempat mengalami problem mesin. 

Mobil listrik Blits hasil kolaborasi Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta dan ITS Surabaya di acara kick off program ekspedisi 'PLN Blits Explore Nusantara' menjelajahi sejumlah kota dan pulau di Indonesia sejauh 15.000 kilometer di kampus UBL, Ciledug, Tangerang, Senin (12/11/2018).
Mobil listrik Blits hasil kolaborasi Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta dan ITS Surabaya di acara kick off program ekspedisi 'PLN Blits Explore Nusantara' menjelajahi sejumlah kota dan pulau di Indonesia sejauh 15.000 kilometer di kampus UBL, Ciledug, Tangerang, Senin (12/11/2018). (TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN)

Tim kemudian memutuskan melepas mesin dieselnya dan kini Kasuari hanya mengandalkan sumber energi dari baterai listrik untuk menggerakkan keempat rodanya.

Muhammad Nur Yuniarto menjelaskan, tim 'PLN Blits Explore Nusantara' akan terdiri dari 10 orang termasuk driver dan seluruhnya akan terdiri dari 5 kendaraan, termasuk service car.

Baca: Rencana Wuling Motors Ramaikan Pasar SUV Mid-Size Indonesia

"Kita bawa service car, bawa tenda bawa genset dan lain lain.. Mobil listriknya ada dua, satu lagi adalah Kasuari. Total tim ada 10 orang," ungkap Muhammad Nur Yuniarto.

Muhammad Nur Yuniarto
Muhammad Nur Yuniarto, dosen pembimbing dan ketua tim mobil listrik BLITS

Kick off 'PLN Blits Explore Nusantara' sudah dilakukan di kampus UBL di Ciledug, Senin (12/11/2018) pagi dihadiri sejumlah civitas akademika UBL, rektor dan ketua yayasan.  

'PLN Blits Explore Nusantara' akan mengambil titik keberangkatan dari Kota Jakarta dan selanjutnya menyeberang ke Pulau Sumatera menyusuri sejumlah kota di sana hingga menuju Banda Aceh dan Sabang, kemudian menyeberang ke Pulau Kalimantan, lalu menuju Sulawesi, Maluku, dan menyeberang ke Papua.

Berikutnya tim akan menyeberang menuju Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, lalu menyeberang ke Banyuwangi dan akan mengakhiri perjalanan ekspedisi di Kota Surabaya.

Tim diharapkan sudah tiba di kampus ITS lagi di Sukolilo, Surabaya, bulan Januari 2018.

Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved