Lambretta Pertimbangkan Bangun Pabrik Perakitan di Indonesia

Meski terbuka dengan rencana tersebut dan didukung oleh prinsipal, Ade tidak merinci kapan hal tersebut bakal direalisasikan.

Lambretta Pertimbangkan Bangun Pabrik Perakitan di Indonesia
Ria Anatasia
Masyarakat bisa pre-order skutik ini dengan membayar deposit sebesar Rp 10 juta. Nantinya unit tersebut akan dikirimkan sekitar Agustus 2019. 

TRIBUNNEWS.COM - Punya nama besar yang legendaris, Lambretta cukup optimistis melebarkan sayap bisnis di Indonesia. Bahkan jika berjalan sesuai rencana berniat mempunyai fasilitas perakitan sendiri.

Hal itu disebutkan oleh Ade Sulistioputra, CEO, PT Brum Brum, induk perusahaan PT Skuter Motor Indonesia (SMI), distributor Lambretta, yang mengutip pernyataan Walter Scheffrahn, owner Lambretta Worldwide.

"Kita sangat serius berbisnis di sini. Bahkan disebutkan oleh Walter, jika bagus mungkin saja kita buka assembly di sini," kata Ade, saat pembukaan diler Lambretta, di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Meski terbuka dengan rencana tersebut dan didukung oleh prinsipal, Ade tidak merinci kapan hal tersebut bakal direalisasikan.

Ade mengatakan prinsipal bukan hanya melihat Indonesia sebagai pasar yang besar tapi jadi pusat di Asia Tenggara.

Artinya Lambretta pusat melihat Indonesia punya potensi sebagai basis produksi. Tidak hanya Thailand dan Vietnam yang sering dilirik produsen otomotif roda dua sebagai basis produksi dan distribusi di ASEAN.

"Kita sejalan dengan mereka (Lambretta) tidak hanya masuk barang dan jualan tapi juga investasi di Indonesia, karena Indonesia punya potensi buat Asia Tenggara. Kita tidak cuma meliputi market Indonesia tapi juga luar," katanya.

Baca: Skuter Elektrik Dilarang, Ini Tanggapan Ketua Komunitas Skuter Elektris Indonesia

Namun untuk saat ini Ade mengatakan, rincian bisnis jangka pendek segera ekspansi membuka diler di sejumlah wilayah.

Sepanjang 2020 pihaknya menargetkan pembukaan 10 diler baru dengan cakupan Jawa dan Bali.

"Kita punya distribution network dan servis yang excellent. Kita akan mulai dari Jakarta, targetnya tahun depan cakupan wilayah kita akan di Jawa Bali, dan minimum 7-10 diler," kata Ade.

Ade mengatakan pihaknya sangat serius untuk menggarap segmen skuter papan atas Tanah Air. Optimisme itu pun ditopang dengan produk berkualitas, citra yang baik dan pasar skuter premium yang cukup besar.

"Penting kita punya insfrastruktur yang kuat, kita bicara distribusi, kita bicara aftersales service yang kuat. Tapi yang paling penting adalah bagaimana kita menyakinkan banyak calon konsumen lagi percaya bahwa Lambretta adalah skuter pilihan dia," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lambretta Pikirkan Buka Fasilitas Perakitan di Indonesia"

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved