Breaking News:

Tips Otomotif

Teknik Pengereman Darurat Motor Non ABS hingga Cara Mengerem Berdasar Tingkat Kecepatan

Berikut ini Teknik Pengereman Darurat Motor Non ABS hingga Cara Mengerem Berdasar Tingkat Kecepatan

HANDOUT
Suasana 'Safety Riding Course 2019' untuk pemilik moge di Markas Besar Pusat Polisi Militer Angkatan Laut di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu, 25 Agustus 2019. Event ini digelar Harley Owners Group (HOG) Anak Elang Jakarta Chapter. 

TRIBUNNEWS.COM - Di dunia otomotif, khususnya roda dua, ada beberapa jenis model sistem pengereman.

Bagi motor keluaran terbaru yang sudah menggunakan disk brake juga telah dilengkapi dengan Anti-lock Braking System (ABS).

Namun, banyak yang beredar di pasar Indonesia belum dilengkapi dengan ABS.

Untuk motor yang telah dilengkapi ABS, maka pengereman mendadak sudah tidak lagi kita khawatirkan karena fitur tersebut telah bekerja untuk tidak mengunci disk brake dan membuat berkurangnya risiko tergelincir.

Instuktur Safety Riding, sedang melakukan pemahaman keselamatan berkendara di Wahana Training Center Jatake, Tangerang, Banten, Kamis (11/7/2019). Wahana Training Center Jatake merupakan fasilitas yang dimiliki main dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang yang dilengkapi dengan trek edukasi berkendara aman dan training untuk mekanik Astra Honda Authorized Service Station. Selain center yang berada di Jatake Tangerang ini, juga terdapat Wahana Distribution Center dengan kapasitas 2.700 unit untuk wilayah distribusi dealer Honda di Tangerang.  (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Instuktur Safety Riding, sedang melakukan pemahaman keselamatan berkendara di Wahana Training Center Jatake, Tangerang, Banten, Kamis (11/7/2019). Wahana Training Center Jatake merupakan fasilitas yang dimiliki main dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang yang dilengkapi dengan trek edukasi berkendara aman dan training untuk mekanik Astra Honda Authorized Service Station. Selain center yang berada di Jatake Tangerang ini, juga terdapat Wahana Distribution Center dengan kapasitas 2.700 unit untuk wilayah distribusi dealer Honda di Tangerang. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) (Wartakota/Angga Bhagya Nugraha)

Namun, bagi motor yang belum dilengkapi ABS, maka kita harus memahami teknik pengereman darurat, terlebih jiga sedang berada pada kecepatan tinggi.

Baca: Industri Otomotif Perlu Siapkan Skenario Terburuk Akibat Pandemi Covid-19

Dikutip dari Kompas.com, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Justri Paluhubu menjelaskan bahwa pengereman darurat yang dilakukan saat kecepatan tinggi adalah dengan cara mengocok rem roda depan.

Teknik tersebut dikenal dengan istilah squezee.

"Jadi, pengereman tidak boleh dilakukan dengan cara menarik tuas satu kali sekaligus. Sebab, cara ini berbahaya karena bisa membuat pengendara terlempar ke arah depan," ujar Jusri.

Jusri juga menambahkan bahwa pengereman juga bisa dibantu dengan rem belakang.

Engine brake juga bisa dilakukan untuk pengereman yang lebih optimal.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved