Senin, 1 Juni 2026

Menperin Rayu BMW dan Mercedes Jadikan Indonesia Hub Ekspor

Pemerintah tengah melakukan pembicaraan dengan BMW Indonesia dan Mercedes-Benz Indonesia agar mereka memperluas investasinya di Indonesia.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
HANDOUT
Ekspor mobil CBU untuk model SUV Toyota Fortuner produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, pemerintah tengah melakukan pembicaraan dengan dua produsen kendaraan, yakni BMW Indonesia dan Mercedes-Benz Indonesia agar mereka memperluas investasinya di Indonesia.

"Kita kemarin mengetuk, meminta kepada BMW untuk bisa memperluas operasional dan proses produksinya di Indonesia, serta kami meminta Mercedes untuk bisa memperkuat produksinya di Indonesia," tutur Agus seusai acara pembukaan Regional Conference on Industrial Development (RCID) kedua di Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Pertemuan yang dilakukan seminggu lalu tersebut cukup direspon positif oleh para Agen Pemegang Merek (APM) tersebut.

Menperin mengatakan bahwa pemerintah meminta BMW dan Mercedes-Benz agar menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor produk mereka ke Australia dan Jepang.

Baca juga: Jadi yang Terbesar di GIIAS 2021, Ini Penampakan Booth Hyundai Motors

"Yang terpenting adalah dalam waktu-waktu ini mereka sedang rapatkan hal ini. Saya meminta kepada BMW dan Mercedes untuk bisa menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor untuk pasar Australia dan juga pasar Jepang," ujarnya.

"Selama ini pasar Australia dan pasar Jepang dari mobil-mobil BMW dan Mercedes masih berasal dari negara lain di ASEAN. Kita sudah meminta kepada BMW dan Mercedes agar menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor mereka," jelas Agus.

Baca juga: Nonton GIIAS 2021, Gaikindo Ingatkan Pengunjung Tetap Jaga Prokes di Lokasi Pameran

Guna merealisasikan hal tersebut, Pemerintah akan memberikan berbagai insentif kepada perusahaan.

"Apa yang bisa kita berikan kepada mereka sebagai perusahaan, negara akan menyiapkan insentif-insentif. Kami harap mereka dapat lebih mengeskplor pasar domestik yang masih cukup besar dan menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor produk-produk mereka," bebernya.

Agus mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa instrumen yang mungkin akan mereka lihat sebagai hal yang penting untuk dapat menetapkan Indonesia sebagai pasar yang penting.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved