Mengenal Platform Masa Depan Mobil Listrik Hyundai E-GMP yang Dipakai Ioniq 5
E-GMP dirancang untuk meningkatan performa di kondisi tikungan dan stabilitas berkendara pada kecepatan tinggi.
Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hyundai Ioniq 5, mobil listrik yang mulai dibuat di Indonesia, didesain khusus menggunakan platform E-GMP.
Menjadi mobil listrik pertama yang dibangun di atas Electric-Global Modular Platform (E-GMP), yaitu sebuah platform dengan banyak keunggulan yang dirancang oleh Hyundai Motor Group khusus untuk model kendaraan BEV.
E-GMP memberikan berbagai manfaat termasuk peningkatan fleksibilitas, performa berkendara yang bertenaga, peningkatan jarak tempuh berkendara, penguatan fitur keselamatan dan lebih banyak ruang interior yang dapat digunakan untuk penumpang dan bagasi.
Baca juga: Toyota Astra Motor Dukung Peralihan Kendaraan dari Berbahan Bakar Fosil ke Listrik
Selain itu, platform ini juga mengurangi kompleksitas yang ada melalui modularisasi dan standarisasi, memungkinkan pengembangan produk yang cepat dan fleksibel yang dapat digunakan di sebagian besar segmen kendaraan, seperti sedan, SUV dan lainnya.
Pengembangan produk yang fleksibel dapat memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan akan performa kendaraan.
E-GMP dirancang untuk meningkatan performa di kondisi tikungan dan stabilitas berkendara pada kecepatan tinggi.
Hal ini diperlukan untuk distribusi bobot yang optimal antara bagian depan dan belakang, desain ini juga memungkinkan pusat gravitasi rendah karena adanya low-mounted battery pack dan implementasi motor listrik yang terletak di ruang yang sebelumnya ditempati oleh mesin.
Baca juga: Laku Keras di Jakarta, Inden All New Honda HR-V Hingga Juli 2022
Platform tersebut mengamankan baterai melalui struktur pendukung yang terbuat dari baja berkekuatan sangat tinggi.
Komponen baja yang dibentuk melalui proses dipanaskan yang mengelilingi struktur ini juga memberikan kekokohan ekstra.
Energi kinetik saat tabrakan dapat diserap secara efisien berkat dukungan di bagian penyerapan energi pada sisi body dan sasis, jalur beban energi yang efektif, serta bagian tengah dari pack baterai yang terikat erat ke badan kendaraan.
Bukan hanya itu, dengan memperkuat struktur bagian penopang beban yang terletak di depan dasbor, Hyundai telah mampu meminimalkan dampak energi kinetik akibat tabrakan pada sistem tenaga listrik dan baterai.
Baca juga: Nissan Dikabarkan Bakal Luncurkan 23 Mobil Listrik hingga 2030
E-GMP memaksimalkan ruang interior melalui wheelbase yang panjang, overhang depan dan belakang yang pendek, serta modul kokpit yang ramping.
Dengan pack baterai yang tertanam di bawah lantai kabin, E-GMP menciptakan lantai kabin yang rata.
Hal ini memberikan legroom yang lebih luas untuk penumpang sekaligus memungkinkan berbagai macam pengaturan untuk kursi depan dan belakang.
Hyundai Ioniq 5 saat ini dipamerkan di IIMS 2022, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pengunjung juga dapat merasakan secara langsung sensasi berkendara Ioniq 5 di pameran tahunan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hyundai-ioniq-5-mobil-listrik-yang-mulai-dibuat-di-indonesia.jpg)