Mobil Listrik

SPK Wuling Air EV Tembus 3.000 Unit, Pengiriman ke Konsumen Paling Cepat Dalam Waktu Dua Bulan

Brand and Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani, mengatakan pihaknya masih terus berupaya menggenjot produksi dan pengiriman unit ke konsumen

Penulis: Lita Febriani
Tribunnews/Choirul Arifin
Mobil listrik kompak Wuling Air EV. Sejak dikenalkan pada Juli 2022 lalu, pemesanan mobil listrik ini tembus 3.000 unit hingga pertengahan September. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak dikenalkan pada Juli 2022 lalu, pemesanan mobil listrik ini tembus 3.000 unit hingga pertengahan September.

Brand and Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani, mengatakan pihaknya masih terus berupaya menggenjot produksi dan pengiriman unit ke konsumen.

"Pesanan sudah 3.000 lebih SPK dan sekarang kita sedang mengejar bagaimana caranya kita untuk menggenjot produksi dan mengirimkan ke konsumen. Konsumen masih inden sekitar 2 bulan," tutur Dian dalam acara Wuling Air EV Green Mobility Experience di Jakarta, Rabu (20/9/2022).

Baca juga: Wuling Air Ev Diklaim Cocok untuk Kawasan Padat Kendaraan, Bagaimana Kelengkapan Fiturnya?

Penyerahan perdana mobil listrik ini dilakukan pada 12 September 2022 di Senayan Park, Jakarta, kepada 100 konsumen pertama.

Sebelumnya, Wuling juga telah menyerahkan 35 unit pesanan Air EV ke pengusaha Yusuf Hamka. Total sudah ada 135 unit yang dikirimkan ke konsumen

Dian menyebut minat terhadap Wuling Air EV terus meningkat, sehingga membuat pihaknya harus mencari cara tercepat untuk pemenuhan pesanan.

"Inden ini karena minat dari masyarakat terhadap Air EV gede. Saat ini kita sedang dalam proses pemenuhan ke konsumen paling cepat ini seperti apa. Saat ini semuanya masih on track hanya karena pemesanan ini melebihi ekspektasi," terangnya.

Baca juga: Dibanderol di Bawah Rp 300 Juta, Mobil Listrik Wuling Banjir Pesanan dari Berbagai Perusahaan

Kapasitas produksi Wuling Air EV di pabrik Wuling saat ini ialah 10.000 per-tahun, namun diprediksi akan bertambah melihat antusiasme konsumen yang ada.

"Kapasitas produksi kita itu setahun 10.000 unit, tetapi sekarang memang dengan adanya permintaan yang cukup banyak, artinya kita harus menyesuaikan kapasitas produksinya dan ini kita sedang sesuaikan," jelas Dian.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved