Citroen Siap Jualan C5 Aircross dan Mobil Listrik ë-C4 di Indonesia

Citroen akan memasarkan  model kendaraan penumpang Citroen C5 Aircross dan mobil listrik ë-C4 di Indonesia.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
dok. Indomobil Group
Citroen kembali menggarap pasar otomotif Indonesia dengan menggandeng Indomobil Group sebagai distributor tunggal. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah resmi mengumumkan come back ke pasar otomotif Selasa kemarin, Citroen menyatakan akan memasarkan  model kendaraan penumpang di Indonesia, masing-masing Citroen C5 Aircross dan mobil listrik ë-C4.

Kedua produk ini akan dipasarkan oleh PT Indomobil Wahana Trada dari grup Indomobil sebagai distributor tunggal.

Perjanjian kerjasama kedua perusahaan ditandatangani pada 20 April 2021.

"Kami akan memasarkan kendaraan yang bergaya dan menawarkan layanan purna jual yang andal untuk membangun merek di sini. Penunjukan ini menandai tonggak sejarah yang mencerminkan kemitraan yang kuat antara Stellantis Group dan Indomobil Group saat kami meresmikan bisnis ini," ujar Head of Business Development Indomobil Group Andrew Nasuri

CEO Citroen Vincent Cobée menilai pasar otomotif di Indonesia memiliki prospek cerah di tahun-tahun mendatang.

"Dengan kemitraan strategis ini, Citroen akan menawarkan kendaraan yang lebih stylish dan berkualitas tinggi yang akan meramaikan pasar otomotif di Indonesia," kata dia.

Indomobil juga akan menangani layanan after sales untuk Citroen di Indonesia.

Baca juga: Citroen Kembali ke Pasar Indonesia, Tawarkan Mobil Harga Rp 300 Juta ke Bawah Hingga Premium

Stellantis Chief Operating Officer Carl Smiley, menilai Indomobil adalah mitra yang mapan dan memiliki rekam jejak kisah sukses dengan merek otomotif global.

"Indomobil memiliki keahlian dan pengalaman panjang di industri otomotif lokal dan fokus yang kuat pada kepuasan pelanggan. Inilah kualitas yang dicari Stellantis sebagai mitra untuk membantu kami meluncurkan Citroen di Indonesia, yang merupakan bagian dari strategi kami yang lebih besar untuk pertumbuhan di kawasan, di bawah rencana global 'Dare Forward 2030'," kata Smiley .

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved