Sabtu, 30 Agustus 2025

Kendaraan Listrik

Mobil Listrik Airev Terbakar di Bandung Jabar, Wuling Ungkap Hal Ini

Fokus investigasi tim Wuling saat ini dilakukan pada bagian kap depan mobil, awal sumber api muncul pertama kali.

Kolase Tribunnews
DILALAP API - Mobil listrik Wuling Airev saat sebelum dan setelah terbakar hebat di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, pad Sabtu malam, 5 Juli 2025. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus kebakaran pada mobil listrik kali ini melibatkan mini car dari Wuling, yakni Airev yang ludes di lalap si jago merah di Bandung.

Peristiwa tersebut terekam oleh kamera warganet dan diunggah ke akun media sosial. Dalam video memperlihatkan api muncul dari bagian kompartemen dekat area pengecasan. 

Beberapa saat selanjutnya, di bawah guyuran hujan api kian membesar dan mulai melumat habis mobil listrik berukuran mini tersebut. Beberapa ledakan juga menyertai kebakaran Wuling Airev.

Baca juga: Insiden Mobil Listrik di Indonesia, Terbaru Wuling Airev Dilalap Api

"Sudah wassalam kak nggak ketolong ," tulis akun TikTok @virazahra, dikutip Senin (7/7/2025).

Usai kejadian, tim after sales Wuling langsung berkomunikasi dengan konsumen tersebut melalui dealer setempat dan telah sepakat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut perihal asal usul penyebab kejadian ini bersama pihak terkait. 

Aftersales Director Wuling Motors Maulana Hakim menyampaikan, bahwa komponen baterai tegangan tinggi yang terletak di bawah kabin mobil dan motor listrik yang berada di bagian belakang mobil ditemukan dalam kondisi yang utuh dan normal usai proses pemadaman selesai.

"Oleh karenanya, dapat dipastikan bila komponen tersebut tidak ada kaitannya dan juga bukan pemicu dari insiden ini," tutur Maulana saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (7/7/2025).

Dengan begitu, fokus investigasi tim Wuling saat ini dilakukan pada bagian kap depan mobil, awal sumber api muncul pertama kali.

"Investigasi yang lebih dalam tetap berjalan dan kami fokuskan terhadap area kap depan untuk dapat mengetahui penyebab insiden ini. Kami mohon untuk dapat menunggu perkembangan selanjutnya," ucap Maulana.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan