Kendaraan Listrik
Ini Risiko Gunakan Mobil Listrik Saat Hujan Deras dan Banjir, Korsleting hingga Kena Sambaran Petir
Penggunaan EV saat cuaca ekstrem seperti hujan deras dan banjir tetap menyimpan sejumlah risiko yang perlu diwaspadai.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penggunaan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) semakin populer di Indonesia, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Akan tetapi, penggunaan EV saat cuaca ekstrem seperti hujan deras dan banjir tetap menyimpan sejumlah risiko yang perlu diwaspadai.
Pengamat Otomotif dari Institusi Teknologi Bandung (ITB) Agus Purwadi mengungkap beberapa risiko penggunaan EV, sehingga keamanan menggunakan mobil listrik dan motor listrik saat hujan deras dan banjir memang perlu beberapa perhatian khusus.
"Potensi hubung singkat atau korsleting listrik. Air hujan dapat menjadi penghantar listrik sehingga menimbulkan potensi korsleting listrik pada komponen vital, seperti baterai dan sistem pengisian daya," ungkap Agus saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (10/7/2025).
Baca juga: Mobil Listrik Airev Terbakar di Bandung Jabar, Wuling Ungkap Hal Ini
Selanjutnya, Agus juga menyebut potensi kerusakan baterai bisa terjadi saat mobil listrik digunakan di cuaca ekstrem seperti hujan deras hingga banjir.
"Ada potensi kerusakan baterai. Meskipun baterai telah dirancang untuk tahan air sesuai tingkat proteksi dan lama waktunya, namun masih ada risiko kerusakan jika terendam dalam waktu lama," imbuhnya.
Yang mungkin jarang terpikirkan ialah risiko tersambar petir. Meski tidak secara spesifik akan menarik petir, tapi saat tersambar petir seluruh tegangan listrik pada EV bisa saja mengalami kerusakan.
"Petir dapat menyebabkan lonjakan tegangan yang berpotensi merusak perangkat pengisian atau perangkat kelistrikan/elektronik kendaraan," jelas Agus.
Tips Pakai EV Saat Hujan dan Banjir
Untuk mengurangi risiko dan menjaga keamanan berkendara, ada beberapa tips penting yang menurut Agus Purwadi bisa diterapkan pengguna kendaraan listrik.
1. Hindari Mengisi Daya Saat Hujan Deras
Jika memungkinkan, tunda pengisian daya hingga cuaca membaik untuk menghindari risiko sambaran petir dan potensi hubung singkat akibat air hujan.
2. Pantau Proses Pengisian Daya
Selalu awasi proses pengisian daya, jangan ditinggalkan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem. Hal ini sebagai upaya untuk meminimalisir risiko-risiko di atas.
3. Gunakan Stasiun Pengisian Resmi yang Tersertifikasi
Pastikan stasiun pengisian yang digunakan memiliki perlindungan yang memadai terhadap cuaca, sehingga kendaraan semakin aman saat mengisi daya.
4. Periksa Kondisi Kendaraan
Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan saat hujan deras atau banjir.
Dengan memahami risiko dan menerapkan langkah pencegahan yang tepat, penggunaan kendaraan listrik saat musim hujan bisa tetap aman dan nyaman.
Pengguna EV diharapkan semakin cermat dan waspada, demi menjaga keselamatan serta performa kendaraan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.