Pasar Mobil Bekas Tumbuh Pesat, Hyundai Masuk Lewat Program Hyundai Promise
Pada tahun 2025, pasar mobil bekas diperkirakan mencapai 3 juta unit dengan pertumbuhan sekitar 14 persen dalam setahun.
Ringkasan Berita:
- Pasar mobil bekas diperkirakan mencapai 3 juta unit
- Hyundai masuk pasar mobil bekas bersertifikasi global
- Mobil-mobil yang dijual sama Hyundai Promise itu melalui seleksi ketat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar mobil bekas di Indonesia diprediksi terus naik dari tahun ke tahun. Car Research Deloitte Analysis mengungkap, pasar mobil bekas pada tahun 2020 mencapai 2,7-3 kali lipat dari mobil baru.
Pada tahun 2025, pasar mobkas diperkirakan mencapai 3 juta unit dengan pertumbuhan sekitar 14 persen dalam setahun.
Menangkap peluang pertumbuhan market used car, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi meluncurkan Hyundai Promise, layanan mobil bekas bersertifikasi global pertama di Asia Tenggara.
Layanan ini menawarkan kendaraan bekas Hyundai dengan jaminan kualitas dan garansi resmi pabrikan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Hyundai Solusi Mobilitas untuk memperluas ekosistem layanan pelanggan di Indonesia.
Baca juga: Incar Pasar Jakarta dan Tangerang, Bursa Mobil Bekas BOB Buka di PIK 2
General Manager Hyundai Solusi Mobilitas PT Hyundai Motors Indonesia Wahyu Seto menjelaskan, Hyundai Promise merupakan bagian dari dua lini bisnis utama Hyundai Solusi Mobilitas, dimana Hyundai Mobility merupakan layanan sewa kendaraan dan Hyundai Promise khusus untuk layanan jual beli mobil bekas.
"Kita punya Hyundai Certified Used Car, diberi nama Hyundai Promise, yang itu fokusnya untuk jual Certified Quality Used Car, untuk membangun percayaan customer dan juga memperbaiki resale value-nya Hyundai," tutur Seto dalam acara pengenalan fasilitas Hyundai Solusi Mobilitas Yard, ITC Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2025).
Seto menyebut, Hyundai Promise bukan sekadar program jual beli mobil bekas, tetapi merupakan layanan resmi bersertifikasi global dengan standar ketat dalam pemilihan kendaraan.
"Mobil-mobil yang dijual sama Hyundai Promise itu melalui seleksi ketat, kita hanya menjual mobil yang maksimal umurnya adalah 4 tahun atau jarak tempuhnya maksimal 100.000 kilometer. Jadi kalau sudah 5 tahun tapi masih di bawah 100.000 km, bisa nggak? Enggak, kita tidak mengkategorikan sebagai Hyundai Promise," terang Seto.
Selain memastikan kondisi kendaraan, Hyundai Promise juga memberikan garansi pabrikan resmi (manufacturer warranty) agar konsumen semakin percaya terhadap kualitas mobil yang ditawarkan.
"Untuk konsumen-konsumen yang nantinya ingin membeli mobil, tapi rasanya baru dengan harga yang lebih terjangkau, maka programnya adalah Hyundai Promise," ucap Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto.
Program Hyundai Promise sendiri sudah lebih dulu hadir di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Eropa, Australia dan India.
"Hyundai Promise secara global itu sudah ada di berbagai macam negara dan di Indonesia kami dengan bangga meluncurkannya sebagai Hyundai Promise pertama di Asia Tenggara," ungkap Seto.
Program ini mulai beroperasi pada Juli 2025, menandai langkah penting Hyundai dalam memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk bekas bersertifikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MOBIL-BEKAS-HYUNDAI-Pengenalan-fasilitas-Hyundai-Solusi-Mobilitas-Yard-I.jpg)