GJAW 2025
Teknologi Enliten Bikin Ban Bisa Dipakai di Mobil Listrik dan Konvensional
Ada perbedaan karakteristik ban untuk mobil ICE dengan ban untuk mobil listrik, terutama dari torsi instan dan bobot serta dari sisi kesenyapan.
Apakah teknologi ban Enliten ini juga sudah diaplikasikan di negara lain? Anindito Ajireswara mengatakan, teknologi ini sudah diaplikasikan di beberapa negara Asia Tenggara.
"Indonesia yang pertama dengan Ecopia EP300 dan sekarang Turanza 6 sudah menggunakan Enliten," ungkapnya.
Apakah teknologi ban Enliten ini membuat harga ban jadi lebih mahal? Anindito Ajireswara mengiyakan tapi perbedaan harganya tidak signifikan. "Kurang lebih sama dengan kenaikan harga tahunan yang wajar," ungkapnya.
Dia menjelaskan, teknologi Enliten ini fokusnya hanya di kendaraan penumpang.
"Untuk saat ini iya (hanya di kendaraan penumpang), tapi prinsipnya bisa diterapkan juga ke kendaraan komersial. Hanya saja market EV komersial di Indonesia masih sangat kecil."
"Sekadar sharing, kami sudah tes Turanza 6 dibandingkan ban OE (ban original equipment/ban bawaan pabrik saat mobil tersebut dibeli) di BYD Atto 3, Denza D9, dan BYD M6."
"Hasilnya mayoritas lebih bagus, objektif, bahkan untuk real life test Karawang–Cirebon balik lewat Bandung, dari sisi konsumsi daya lebih bagus sekitar 10 persen untuk beberapa model. Jadi EV ready saja sudah cukup kompetitif," tegas Anindito.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Anindito-Ajireswara-Bridgestone-GJAW-2025.jpg)