Sabtu, 11 April 2026

Tes Kekokohan Rangka Bodi, Atap Jetour T2 Dibebani Panel LCD 350 Kilogram

Dua unit SUV Jetour T2 diuji kekuatan rangka bodi dan atapnya dengan menempatkan panel LCD dengan berat total 750 kg.

Tribunnews.com
UJI RANGKA BODI - Talkshow mengupas struktur rangka bodi SUV Jetour T2 di MGP Space, kawasan SCBD Jakarta. 

Ranggy bilang, hal menarik lain dari SUV T2 adalah kemampuannya di medan offroad termasuk melintasi medan genangan atau banjir hingga setinggi 70 cm pada bodinya.

Kemampuan ini didapat berkat Flood Ready & Terrain Ready didukung fitur Wading Radar memungkinkan kendaraan mendeteksi kedalaman air secara real time dan melintasi genangan hingga 700 mm.

Ground clearance setinggi 220 mm di SUV ini membantunya melewati kondisi jalan yang tidak selalu dapat diprediksi.

Untuk mendukung keselamatan selama perjalanan, T2 punya ADAS Bosch Suite dengan radar generasi ke-5 dan kamera generasi ke-3 yang menghadirkan Level 2 Advanced Driver Assistance System.

"Teknologi ini membantu menjaga stabilitas kendaraan, mempertahankan jarak aman, serta memberikan berbagai fitur pendukung keselamatan berkendara," kata Ranggy.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengatakan, perjalanan jauh saat mudik Lebaran berpotensi menimbulkan hilangnya kendali pada kecepatan karena inkonsistensi pergerakan kendaraan ke kanan dan ke kiri serta stop and go.

Karena itu pengendara dituntut siap dan siaga saat mengemudi. "Begitu ketika keluar dari jalur tol, pengemudi harus siap mengantisipasi munculnya pengguna jalan yang datang tiba tiba dari sisi kiri maupun kanan kendaraan," ujar Jusri.

Tantangan lain saat mudik adalah kebiasaan pengemudi membawa barang muatan banyak hingga ke atap.
"Saya sangat mengapresiasi kekuatan atap dan rangka bodi Jetour T2 ini yang impresif. Kekuatan rangka atap kendaraan jika tidak didukung kekuatan material yang kuat, bisa rusak konstruksinya jika dipaksa membawa beban berat," kata dia.

Dia juga memuji fitur ADAS yang membantu pengemudi saat membawa kendaraan seperti fitur autonomous braking, serta fitur deteksi kedalaman air dan lain lain. 

"Tapi secanggih canggihnya fitur keselamatan pada mobil tidak mungkin bisa terwujud tanpa didukung kemampuan driver. Karena itu responsible driving merupakan hal utama, driver harus paham apa yang harus dia lakukan di mobil. Fitur-fitur di T2 ini sudah sangat memadai bagi pengemudi," tegas Jusri Pulubuhu.

Fathur Farhananda, Product Training Jetour Indonesia menambahkan, struktur rangka monokoi memberikan kenyamanan dan keamana dan menekan gejala limbung di jalan.

"Fitur keselamatan yang disematkan di mobil ini, punya terrain capabilities. Teknologi deteksi kedalaman air di mobil ini menggunakan teknologi sonar yang terpasang pada spion untuk mengukur kedalaman air," sebutnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved