Terbukti dari Studi, Memukul Anak Bisa Memengaruhi Struktur Fisik Otak
Meski anak sulit diatur, namun jangan pernah memukul sebab hal tersebut memberikan dampak buruk seperti perkembangan struktur fisik otak terganggu.
Baca Juga: Dampak Negatif Pisahkan Anak dari Orang Tua, Si Kecil Bisa Trauma hingga Depresi
Di samping itu, penelitian lain dari American Academy of Pediatrics 2018 juga membuktikan bahwa dampak buruk memukul anak adalah memberinya contoh kekerasan yang mungkin akan ia terapkan juga saat sudah dewasa nanti.
"Saat kamu mendidik anak dengan cara memukulnya, maka artinya kamu mengajarkannya untuk memukul. Hal ini bakal jadi contoh buruk yang ia ingat dan ikuti saat menghadapi suatu masalah nanti," jelas Dr. Andrew Grogan Keylor dari University of Michigan.
Lantas, bagaimana cara mendidik dan mengajarkan anak untuk disiplin dan menurut pada kata orang tuanya?
Sebuah artikel akademik tahun 2020 berjudul Promoting Positive Behavioral Outcomes for Infants and Toddlers: An Evidence-Based Guide to Early Intervention
mengungkapkan bagaimana cara tepat mengasuh anak, sekaligus mengajarkannya disiplin.
Caranya yakni dengan konsisten mengajarkan anak soal suatu hal dan melakukan hal tersebut secara berulang agar anak mengerti.
Misalnya, kamu ingin anak tidur jam 9 malam. Jika di saat itu ia masih ingin bermain, maka berikan pengertian mengapa ia harus tidur sekarang.
Di samping itu berikan contoh dengan kamu ikut tidur bersama dengan anak. Harapannya adalah dengan melihat orang tuanya tidur, ia jadi ikut tidur juga.
Lalu kamu pun harus konsisten melakukannya. Setiap jam 9 malam, ajak anak menyudahi kegiatan bermain dan mengajaknya tidur di kamar.
Jadi, alih-alih memukul, orang tua dapat melatih kedisiplinan anak dengan mengingatkan dan memberinya contoh setiap hari.
Namun, hal ini tentu bukanlah perkara mudah bagi para orang tua, sebab meskipun terdengar begitu bagus namun sulit diterapkan saat menghadapi si kecil.
Baca Juga: Anak Suka Susah Tidur Malam? Begini Cara Membiasakan Anak Tidur Tanpa Drama
Terlebih saat menghadapi rengekan dan tantrum si kecil, dibutuhkan sikap orang tua yang tetap tenang dan dapat mengontrol dirinya agar tetap bisa memberikan yang terbaik pada anak.
Dengan begitu, diharapkan orang tua untuk selalu sabar dan menghindari memukul anak. (*)

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mendisiplinkan-anak-balitajpg-20210508014411.jpg)