Jumat, 15 Mei 2026

Waspada Kerusakan Tulang Belakang dan 2 Penyakit Ini Jika Sakit Punggung Berlebihan

Apabila Kawan Puan pernah merasakan sakit punggung berlebihan selama 10 hari berturut-turut, sebaiknya periksa ke dokter!

Tayang:
Ilustrasi Parapuan Foto 2021-05-19 22:00:14 

Parapuan.co - Tidak terasa kita sudah work from home lebih dari satu tahun karena pandemi COVID-19 ini ya, Kawan Puan. 

Jika kita biasanya berjalan-jalan di kantor saat makan siang untuk melepas penat, kini kita hanya bisa melakukannnya di sekitar rumah.

Bahkan, beberapa dari kita mungkin masih banyak yang sering melupakan pentingnya jalan-jalan di tengah bekerja.

Istirahat sejenak untuk berjalan-jalan sangat bermanfaat bagi tubuh kita karena bisa mengurangi sakit punggung yang disebabkan karena duduk terlalu lama. 

Oleh karena itu, jalan-jalan dan olahraga ringan sangat diperlukan bagi kita yang bekerja dari rumah dan memandang gawai hampir lebih dari 9 jam. 

Lalu, apa yang harus kita lakukan jika sudah olahraga ringan dan istirahat sejenak tetapi punggung tetap sakit? 

Bisa jadi sakit punggung tanda penyakit berbahaya lho, Kawan Puan. Apalagi jika kita mengalami sakit punggung tak tertahankan selama berhari-hari; sebaiknya periksa ke dokter. 

Dilansir dari CewekBanget.id, berikut penyakit serius yang ditandai dengan nyeri atau sakit punggung berlebihan: 

Baca Juga: Sering Terjadi pada Lansia, Apa Itu Kifosis? Ini Penjelasannya


Kerusakan Tulang Belakang 

Peristiwa traumatis seperti jatuh atau kecelakaan sangat bisa menyebabkan kerusakan tulang belakang lho, Kawan Puan. 

Apabila kita mengalami sakit dan/atau nyeri punggung tidak tertahankan pasca peristiwa traumatis di atas, segera lapor ke dokter. 

Menurut direktur trauma tulang belakang di Cedars-Sinai Spine Center, Neel Anand, MD, kita tidak boleh menganggap sepele saat tulang belakang kita sakit meski kita masih bisa berdiri. 

"Jangan mengabaikannya dan menganggapnya sepele. Dari laserasi sumsum tulang belakang hingga patah tulang belakang, peristiwa traumatis dapat menyebabkan kerusakan pada tulang belakang, bahkan meski Anda masih dapat berdiri dan berjalan tepat setelah mengalami peristiwa traumatis itu." ujar Neel Anand. 

Sumber: Parapuan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved