Senin, 1 September 2025

Menurut Dokter Anak, Ini 3 Cara Mencegah Alergi Susu Sapi pada Anak

Kawan Puan, jika si kecil sudah ada bakat alergi susu sapi, yuk cegah dengan hal-hal berikut ini! Salah satunya bisa dicegah di masa kehamilan.

Ilustrasi Parapuan Foto 2021-06-27 02:00:42 

"Rekomendasi yang terbaru ini pencegahan supaya tidak muncul penyakit alergi di kemudian hari, pada janin yang berisiko tinggi, itu selama hamil boleh makan apa saja, selama ibu tidak ada alergi terhadap makanan apapun," ucapnya.

Baca Juga: Ini Rekomendasi 5 Jenis Susu untuk Menunjang Nutrisi Selama Masa Kehamilan

Kedua, kalau sudah lahir, maka berikan ASI eksklusif selama enam bulan.

"Kemudian selama menyusui, nah biasanya, kalau tahu anak atau bayi kita yang lahir ini punya bakat alergi di kemudian hari, biasanya ibunya membatasi makanan selama menyusui. Sekarang tidak lagi," tegas Budi.

Jadi sekarang selama menyusui, meski bayi punya risiko timbul penyakit alergi di kemudian hari karena faktor keturunan, selama menyusui ibu boleh makan apa saja.

Tidak ada pantangan apapun selama ibu ini tidak alergi.

"Kemudian saat bayi sudah umur enam bulan, kan sudah dapat makanan tambahan, itu makanan tambahannya pun sudah boleh dikenalkan dengan berbagai jenis makanan," jelasnya.

Namun pada kasus tertentu, di mana beberapa bayi tidak beruntung karena ada indikasi tertentu dan tidak bisa menerima ASI, maka Budi menyarankan untuk diberi susu formula seperti hidrolisat parsial.

Apabila gejala alergi sudah muncul, maka jangan gunakan susu parsial.

Sebagai gantinya berikan anak susu kedelai atau soya ya, Kawan Puan.

Baca Juga: Ternyata, Santan dalam Makanan Bisa Digantikan dengan 5 Bahan Ini, Lho

"Nah, kemudian yang paling penting lagi, ia juga menegaskan untuk menghindari paparan asap rokok baik aktif maupun pasif selama hamil, setelah bayi lahir, selama menyusui dan setelah mendapatkan makanan tambahan," tegas Prof. Budi.

Kawan Puan, jika janin atau si kecil sudah ada bakat alergi susu sapi, yuk lakukan beberapa pencegahan di atas.

Agar penyakit alergi tidak muncul di kemudian hari dan menghambat tumbuh kembang anak. (*)

Sumber: Parapuan
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan