Ketahui Perbedaan Sertifikasi dan Portofolio Sebagai Penunjang Karier
Tak banyak yang tahu, ternyata ini perbedaan sertifikasi dan portofolio yang biasanya digunakan sebagai penunjang karier.
Parapuan.co- Saat ini banyak sekali lembaga-lembaga yang menyediakan program sertifikasi namun masih banyak yang tidak kredibel.
Bagi para pekerja, sertifikasi adalah hal penting untuk pembuktian kompetensi sebagai penunjang karier.
Namun ada yang menilai bahwa portofolio saja sudah cukup untuk membuktikan bahwa kita kompetan.
Ternyata sertifikasi dan portofolio adalah hal berbeda yang kerap diartikan sama.
Baca juga: HUT TNI ke 76, Begini Prospek Karier Perempuan di Dunia Militer
Melansir dari instagram resmi WEWAW, sertifikasi merupakan salah satu bukti penting untuk menunjang karier dengan mengikuti program pelatihan dan sertifikat dari lembaga yang kredibel.
Pada dasarnya, program sertifikasi hanya berlangsung sesaat atau hitungan hari.
Misalnya produk online Google, sertifikasi Campaign Digital, atau sertifikasi BNSP.
Untuk mendapatkan sertifikasi, Kawan Puan harus menyiapkan dana yang dibutuhkan.
Dana tersebut akan digunakan untuk pelatihan dan ujian kompetensi tentang kelayakan spesifikasimu.
Sertifikasi yang kamu dapatkan, juga memiliki jangka waktu yang terbatas antara 1-3 tahun.
Berbeda dengan sertifikat, portofolio adalah dokumen kumpulan hasil karya atau pencapaian yang mereprestasikan kemampuan dan kompetensimu.
Jika, Kawan Puan ingin melamar pekerjaan, wajib hukumnya untuk memiliki portofolio.
Selain itu, ada beberapa perbedaan sertifikasi dan portofolio yang perlu Kawan Puan pahami: