Puan Talks: Mengenal Komunikasi Berkesadaran untuk Jadi Pendengar yang Baik
Pada Puan Talks Senin (4/4/2022), Hanindita Setiadji jelaskan apa itu komunikasi berkesadaran untuk bisa menjadi pendengar yang baik.
Dengan menerapkan komunikasi berkesadaran, Kawan Puan bisa menjadi pendengar yang baik untuk lawan bicara.
Menurut Tata, pendengar yang baik bukan hanya diam namun juga fokus dan paham dengan apa yang dikatakan lawan bicara.
"Dengar dengan sadar, jangan ngapa-ngapain. Fokus dengan apa yang terjadi dihadapmu," jelas Tata.
Baca Juga: 4 Tanda yang Tak Disadari Ditunjukkan Sahabat saat Sedang Depresi
Bahkan jika diperlukan, Kawan Puan bisa memberikan feedback atau tanggapan terkait informasi yang diberikan.
Dalam praktiknya, penting untuk memperhatikan kapan waktu yang tepat memberikan tanggapan terkait informasi yang disampaikan.
Meski demikian, Tata mengatakan bahwa tidak ada fomula khusus kapan kamu bisa memberikan tanggapan namun ketahui kapan waktu yang tepat.
"Sebenarnya enggak ada formula yang baku, pada prinsipnya tunggu mereka selesai dulu, baru bicara," imbuhnya.
Hindari untuk memotong pembicaraan yang dilakukan oleh lawan bicara, sebab ini hanya akan membuat mereka tidak nyaman dan membuat informasi yang diberikan terputus.
Kawan Puan, itulah penjelasan tentang komunikasi berkesadaran untuk menjadi seorang pendengar yang baik.
Tertarik mencoba teknik komunikasi berkesadaran ini? (*)
Baca Juga: Selain Kontak Mata, Ini Tanda-Tanda Kamu Memiliki Chemistry dengan Sahabat

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/istock-1316036892jpg-20211208104903.jpg)