Riset PARAPUAN Temukan Pengaruh Body Positivity terhadap Gaya Berpakaian
Menurut riset PARAPUAN, gerakan body positivity pengaruhi gaya berpakaian seseorang. Maka dari itu penting bagi brand fashion untuk lebih inklusif.
Selain itu juga sekitar 54,4 persen responden melihat brand mempromosikan kecantikan dari dalam diri (inner beauty).
Tak sampai di situ, 45,1 persen responde juga menyadari bahwa brand mulai menggeser standar kecantikan yang hanya berfokus pada fisik menjadi lebih beragam.
Salah satu contohnya adalah At Vezzo, brand fashion yang didirikan oleh Christie Basil ini membuat desain pakaian yang bisa dipakai oleh semua perempuan Indonesia.
“Kita sengaja buat desain yang emang bisa dipakai semua perempuan, dari yang berhijab, badannya tinggi, petite maupun plus size,” ujar Christie Basil dalam acara Puan Talks: Gayaku, Suaraku di TikTok @cerita_parapuan.
Hal ini dilakukan Christie karena ia ingin brand yang dibesarkannya tersebut bisa dipakai semua bentuk badan
Baca Juga: Ini 5 Rekomendasi Baju Lebaran untuk Perempuan Bertubuh Plus Size
Bahkan untuk mendukung visi dan misinya membangun brand fashion yang mendukung body positivity, At Vezzo tidak pernah menggunakan model untuk memamerkan koleksinya.
“Kita pakai muse-muse yang justru memiliki beragam bentuk badan. Jadi real people yang bisa relevan sama badan kita semua,” tambahnya.
Serupa dengan At Vezzo, brand fashion JINISO juga punya impian menjadi jenama mode pilihan perempuan dengan berbagai macam bentuk tubuh.
“Karena visi JINISO adalah untuk perempuan di Indonesia, kami ingin menjawab kebutuhan tersebut. Di mana perempuan Indonesia memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda, anak muda Indonesia sendiri mendukung body inclusivity,” tutur Dian Fiona, founder JINISO saat diwawancarai PARAPUAN.
Mimpinya tersebut pun membawa Dian untuk menghadirkan kampanye-kampanye yang mendukung gerakan body positivity.
JINISO juga menghadirkan pakaian dengan ketersediaan ukuran yang sangat variatif, mulai dari 27 hingga 34.
Menurutnya, kampanye-kampanye yang mendukung body positivity tersebut disambut positif oleh konsumen setianya.
“Bahkan penjualan JINISO dengan produk varian size jumbo juga meningkat,” ujar Dian lagi.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/body-positivity-di-industri-fash-20220418105042.jpg)