Kamis, 4 Juni 2026

Biasa Menyerang Kucing Peliharaan, Ini 6 Jenis Penyakit yang Harus Diwaspadai

Kesehatan hewan peliharaan juga harus diperhatikan agar tetap sehat. Berikut ini beberapa penyakit yang paling sering diderita kucing peliharaan.

Tayang:
Penulis: Maharani Kusuma Daruwati
Tips agar kucing rajin berolahraga 

Masalah mata pada kucing dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain konjungtivitis, ulkus kornea, katarak, glaukoma, trauma, virus, peradangan, dan penyakit retina.

Beberapa gejala yang mungkin menandakan kucing memiliki masalah mata termasuk mata berair, bulu bernoda air mata, kekeruhan, lapisan kelopak mata merah atau putih, kotoran di sudut mata, menyipitkan mata, mengais-ngais mata, atau kelopak mata ketiga yang terlihat.

Kecuali kamu tahu apa yang menyebabkan masalah mata kucingmu, tidak banyak yang dapat kamu lakukan selain menghubungi dokter hewan. Masalah mata harus dianggap sebagai keadaan darurat jadi buatlah janji segera.

3. Feline Lower Urinary Tract Diseases (FLUTD)

Beberapa perkiraan mengatakan sebanyak 3% kucing yang diperiksa oleh dokter hewan memiliki penyakit saluran kemih bagian bawah (FLUTD), yang sebenarnya merupakan sekelompok penyakit kucing dengan berbagai penyebab.

Baca Juga: Tak Aman, 3 Benda di Halaman Rumah Ini Bisa Membahayakan Nyawa Kucing Peliharaan

Kucing betina dan jantan bisa terkena FLUTD, dan sering terjadi pada kucing yang kelebihan berat badan atau tidak sehat atau yang makan makanan kering.

Stres, rumah tangga dengan banyak kucing, dan perubahan mendadak semuanya dapat meningkatkan risiko FLUTD kucing, dan pengobatannya tergantung pada jenis FLUTD yang dimiliki kucing. Gejala FLUTD meliputi:

  • Minum lebih banyak
  • Mengejan untuk buang air kecil
  • Urin berdarah
  • Buang air kecil di tempat yang tidak biasa
  • Menangis saat buang air kecil
  • Menjilat di sekitar daerah kencing (sering karena nyeri)
  • Depresi
  • Dehidrasi
  • Kurang nafsu makan
  • Muntah

Itu selalu darurat jika kucing tidak bisa buang air kecil. Hubungi dokter hewan segera jika kamu menduga kucing memiliki masalah saluran kemih.

4. Diare

Banyak hal yang dapat menyebabkan diare pada kucing, termasuk parasit usus, makanan basi, alergi, infeksi, penyakit hati, kanker, dan banyak lagi.

Gejala diare adalah feses yang encer, encer, atau cair. Tergantung pada penyebabnya, diare dapat berlangsung selama sehari, seminggu, atau berbulan-bulan.

Jika kucingmu mengalami diare, berikan kucing banyak air segar dan bersih untuk mencegah dehidrasi. Kemudian keluarkan makanan kucing tidak lebih dari 12 jam.

Bawa kucing ke dokter hewan jika mereka masih mengalami diare setelah satu hari atau segera jika kamu melihat muntah, tinja berwarna gelap, atau berdarah, demam, lesu, atau kehilangan nafsu makan atau jika kucing berusaha untuk buang air besar.

5. Kutu

Sumber: Parapuan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved