Calon Presiden 2014
Jokowi Sebut Demokrat dan PAN Kemungkinan Merapat
"Kemungkinan ada dua partai, Demokrat dan PAN. Sudah itu saja," ujar Joko Widodo atau sapaan akrabnya Jokowi di Balai Kota hari ini.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo akhirnya mengungkapkan ada dua partai politik diluar koalisi pendukung Jokowi-JK yang akan bergabung.
"Kemungkinan ada dua partai, Demokrat dan PAN. Sudah itu saja," ujar Joko Widodo atau sapaan akrabnya Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (19/8/2014).
Gubernur DKI Jakarta ini sebelumnya enggan menyebutkan partai politik mana saja yang akan bergabung ke kubunya.
Soal kemungkinan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pun Jokowi enggan menjawabnya.
"Banyak enggak usah saya sebut, kalau nanti proses itu rampung baru," ucap Jokowi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pidato Kenegaraan HUT Kemerdekaan Ke-69 RI mengatakan dirinya siap membantu siapapun yang nantinya akan dilantik menjabat sebagai Presiden RI menggantikan dirinya.
"Di mimbar yang mulia ini, saya, Susilo Bambang Yudhoyono, juga berjanji untuk membantu siapapun yang akan menjadi Presiden Republik Indonesia tahun 2014 – 2019, jika hal itu dikehendaki.
Ini adalah kewajiban moral saya sebagai mantan Presiden nantinya, dan sebagai warga negara yang ingin terus berbakti kepada negaranya," ujar Presiden dalam pidato kenegaraan di DPR RI, Jumat (15/8/2014) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140817_213554_jokowi-inspektur-upacara-kemerdekaan.jpg)