Senin, 4 Mei 2026

Tes Kemampuan Akademik

TKA SD dan SMP: Ketika Siswa Bersiap, Orang Tua Bertanya, dan Guru Membimbing

TKA bukan sekadar ujian. Ini soal kesiapan, strategi, dan cara berpikir. Sudah siapkah siswa, orang tua, dan guru menghadapinya?

Tayang:
Editor: Sri Juliati
ISTIMEWA/GANESHA OPERATION
ILUSTRASI TKA - Ilustrasi TKA SD-SMP. TKA bukan sekadar ujian. Ini soal kesiapan, strategi, dan cara berpikir. Sudah siapkah siswa, orang tua, dan guru menghadapinya? 

Peserta wajib mengerjakan kedua mata uji tersebut.

Unsur Soal TKA SD dan SMP 

TKA tidak hanya berisi soal tunggal sederhana. Struktur soal dirancang lebih variatif dan menuntut penalaran.

Untuk kelas 6 dan 9, komposisi soal terdiri dari kombinasi:

  • 15 soal dari pusat (nasional)
  • 7 soal acak dari kabupaten/kota
  • 8 soal asli kabupaten/kota

Total 30 soal yang merupakan kombinasi antara standar nasional dan konteks lokal.

Ini berarti siswa diuji tidak hanya kemampuan umum, tetapi juga adaptasi terhadap variasi soal daerah.

Jenis soal dalam TKA meliputi:

  • Pilihan ganda sederhana (satu jawaban benar)
  • Pilihan ganda kompleks (lebih dari satu jawaban benar)
  • Soal kategori (benar/salah atau sesuai/tidak sesuai)
  • Soal berbasis stimulus teks atau data

Skema dan Jenis Soal TKA

TKA menggunakan dua jenis penyajian soal:

  • Soal tunggal (berdiri sendiri)
  • Soal grup (beberapa soal berdasarkan satu stimulus)

Terdapat tiga bentuk soal:

  • Pilihan ganda sederhana (satu jawaban benar)
  • Pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (lebih dari satu jawaban benar)
  • Pilihan ganda kompleks model kategori (respon benar/salah atau sesuai/tidak sesuai untuk tiap pernyataan)

Artinya, siswa tidak hanya diminta memilih satu jawaban, tetapi juga: Menganalisis beberapa pernyataan, Menentukan kombinasi jawaban benar, dan Mengambil keputusan berbasis penalaran.

TKA SD: Apa yang Diujikan?

1. Bahasa Indonesia SD

Fokus utama: keterampilan membaca.

Jenis teks: Teks informasi (fakta sederhana, skala lokal/nasional) dan Teks fiksi (cerita rekaan, alur maju, konflik tunggal)

Kompetensi yang diukur: Pemahaman tekstual (informasi tersurat), Pemahaman inferensial (menarik kesimpulan), dan Evaluasi dan apresiasi (menilai gagasan, merefleksi isi teks)

Siswa tidak cukup bisa membaca. mereka harus: mengidentifikasi, menyimpulkan, mengevaluasi, dan merefleksikan isi bacaan.

2. Matematika SD

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved