Solusi Terpadu Bagi Dunia Pendidikan di Era Digital

Guru masa kini harus membekali dirinya dengan pemahaman serta mampu dan mau menggunakan teknologi dalam mengedukasi siswa

Solusi Terpadu Bagi Dunia Pendidikan di Era Digital
ist
(Ki-ka) Agus Ramdhani, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Barat - Eldi Andi, Sekretaris Kota Kota Administrasi Jakarta Barat – Agung Satya Wiguna, Enterprise Director PT Link Net Tbk (First Media) – Marlo Budiman, Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk (First Media) & Amin Fatkhurrohman, M. Si., Kasi Dikmen Wilayah I Jakarta Barat. Saat menunjukan aplikasi First Klaz yang terdiri dari layanan sistem manajemen pembelajaran (LMS) berbasis web dan aplikasi, konten-konten e-learning, dan layanan konektivitas pendukung yang handal. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penetrasi akses internet yang mencapai lebih dari 3/4 dari populasi, digital native atau generasi millennial, memiliki pola perilaku yang sangat berbeda. 

Mereka tumbuh dengan kemudahan teknologi dan sumber informasi yang tak terbatas.

Perangkat digital menjadi bagian tak terpisahkan bagi generasi ini, karena kemudahan berpindah dari salah satu aplikasi ke aplikasi lainnya, seperti menonton video, chating bahkan bermain game.

Hal ini menyebabkan rentang perhatian generasi ini menjadi semakin pendek, sehingga konsentrsi berkurang ketika memperhatikan pelajaran di kelas.

"Guru masa kini harus membekali dirinya dengan pemahaman serta mampu dan mau menggunakan teknologi dalam mengedukasi siswa,” kata Amin Fatkhurrohman, M. Si., dari Komunitas berGURU saat talkshow pendidikan bertema Menerapkan Efisiensi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) & Pengembangan Karakter di Era Milenial di di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (19/11/2019).

Baca: Cara Mengecilkan Ukuran File Foto Tanpa Aplikasi Atau Software Tambahan di PC

Baca: Aura Kasih Kehilangan Uang 11 Juta di Aplikasi Ojol, Simak 4 Cara Aman Simpan Uang di Dompet Online

Baca: PP Gelar Digital Costruction Hack Pertama di Asia

Dikatakan Kasi Dikmen Jakarta Barat ini mengatakan, melek digital atau digital literasi bagi digital native menjadi keharusan karena merekalah yang akan menghadapi tantangan besar dalam revolusi digital yang masih terus berlangsung,” ungkapnya.

Agung Satya Wiguna, Enterprise Director PT Link Net Tbk mengatakan, saat ini pekerjaan seorang guru saat ini tidak hanya mentransfer informasi tetapi membuat siswa menjadi melek digital.

Untuk itu guru memerlukan support system melalui sistem manajemen pembelajaran terintegrasi yang akan memudahkan kerja guru dengan konten digital yang sesuai serta didukung oleh konektivitas internet yang handal melalui produk First Klaz.

Baca: Facebook Perbaiki Bug yang Dapat Mengakses Kamera iPhone Tanpa Izin

Baca: Tiga Aplikasi Ini Bakal Membuat Baterai iPhone Kalian Lebih Boros

Baca: Warung Umat Fasilitasi Ibu Rumah Tangga Berjualan Secara Online

“Kami mengajak Kepala Sekolah dan para guru untuk berpartisipasi aktif dalam memantau kegiatan belajar mengajar sehari-hari agar efisiensi KBM dan pengembangan karakter dapat berjalan beriringan dan mencapai hasil yang signifikan dalam upaya menigkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang terintegrasi, kreatif dan interaktif,” ungkapnya.

First Klaz memiliki fitur unggulan, diantaranya kelas, kursus dan ujian online, notifikasi chat (guru, siswa dan orangtua), analisa, report dan e-certificate, management system (kelas, user dan konten), materi belajar (bank soal & materi), artificial intelligent, dashboard dan webinar.

“Semua bagian telah dibuat terintegrasi dan dapat diakses oleh Siswa, Guru, Kepala Sekolah, admin sekolah maupun orang tua didik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lebih efisien dan mudah,” katanya.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved