Breaking News:

Kementerian Agama Akan Gelar Kompetisi Robotik Madrasah 2021

Kompetisi robotik ini, kata dia, mampu menumbuhkan kreativitas imajinasi siswa dan siswi Madrasah, sehingga dapat meningkatkan peran

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Agama menggelar Kompetisi Robotik Madrasah 2021. Ini adalah ajang kompetisi robotik tingkat pendidikan madrasah (MI, MTs dan MA).

Mengusung tema ‘Robot for Global Pandemic’, kompetisi ini akan dimulai awal Oktober 2021 mendatang.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (​Kemenag) RI, Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan Madrasah-Madrasah mulai 2014 lalu, mulau mengikuti kompetisi robotika baik di dalam dan di luar negeri.

Baca juga: Sinopsis Film A.X.L, Kisah Persahabatan Remaja Laki Laki dengan Anjing Robot Rahasia Militer

“Hal ini menunjukkan bahwa di samping memiliki keunggulan di bidang pengetahuan agama yang kuat, pada sisi lain juga mampu beradaptasi dengan teknologi kekinian,” ujar Ramdhani dalam konferensi pers virtual Kompetisi Robotik Madrasah 2021, seperti disiarkan di Channel Youtube Direktorat KSKK Madrasah, Rabu (7/7/2021).

Kompetisi robotik ini, kata dia, mampu menumbuhkan kreativitas imajinasi siswa dan siswi Madrasah, sehingga dapat meningkatkan peran dan kebermanfaatan teknologi terutama di dalam mengisi era industri 4.0.

Baca juga: Robot Kolaboratif UR10e telah Disempurnakan, Kini Mampu Mengangkat Barang 12,5 Kilogram 

“Kita berharap melalui kompetisi kompetisi robotika ini banyak hal tentang robotika dan kemudian menguasainya, sehingga kelak ketika robotika ini menjadi bagian dari hidup, tidak ketinggalan zaman. Karena mampu memberikan warna tersendiri dalam penciptaan robot-robot ini,” ucapnya.

Lebih jauh ia menjelasksan tujuan dari kompetisi pelaksanaan kompetisi robotik madrasah yakni untuk melatih motorik siswa, melatih kreativitas, merangsang logika berpikir untuk kemudian menemukan solusi atas persoalan.

Selanjutnya tujuannya adalah memprogram robot.

“Di mana kita diperkenalkan pada model-model coding, sehingga siswa-siswa kita, mampu menggerakkan robot,” jelasnya.

Baca juga: Soal Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Hotma Sitompul, Desiree Tarigan Diperiksa Polisi

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved