Sabtu, 18 April 2026

Materi Sekolah

Perbedaan Naskah Proklamasi Klad dan Autentik, Terdapat Perubahan Penulisan

Berikut ini perbedaan naskah proklamasi klad dan auntentik. Terdapat beberapa perubahan dan penulisannya.

kemdikbud.go.id
Simak perbedaan naskah proklamasi klad dan autentik. 

Kemudian, naskah proklamasi tulisan tangan tersebut diambil dan disimpan oleh Burhanuddin Mohammad Diah (BM Diah), sebagai dokumen pribadi setelah rapat perumusan naskah proklamasi berakhir pada 17 Agustus 1945.

Baca juga: Contoh Pengamalan Sila ke-5 Pancasila di Kehidupan Sehari-hari, Beserta Nilai-nilai Pancasila

Baca juga: 10 Contoh Pengamalan Sila Ketiga Pancasila, Berbunyi: Persatuan Indonesia

Lalu, BM Diah menyerahkan naskah proklamasi klad tersebut kepada Presiden Soeharto pada 1995.

Naskah asli proklamasi tersebut kemudian di simpan di Arsip Nasional Republik Indonesia hingga saat ini.

Naskah Proklamasi Autentik

Sementara itu, naskah proklamasi autentik merupakan naskah proklamasi yang diketik oleh Sayuti Melik dengan mesin ketik.

Sayuti Melik adalah salah satu tokoh pemuda yang kala itu ikut dalam persiapan proklamasi.

Naskah Proklamasi Autentik.
Naskah Proklamasi Autentik.

Pada naskah proklamasi klad tidak ada yang menandatangani, sedangkan naskah proklamasi autentik ini disetujui ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta, atas nama bangsa Indonesia

Selain itu, naskah proklamasi autentik mengalami beberapa perubahan dalam penulisannya, di antaranya:

- Kata 'Proklamasi' ditulis menjadi 'PROKLAMASI'

- Kata 'Hal2' diubah menjadi 'Hal-hal' dan kata 'tempoh' menjadi 'tempo'

- Penulisan tempat dan tanggal dari Djakarta, 17-8-'05 ditulis menjadi Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05.

- Kata 'Wakil2 bangsa Indonesia' juga diubah menjadi 'Atas nama bangsa Indonesia' seperti yang kita ketahui sekarang.

Isi Teks Proklamasi

"PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia

Soekarno/Hatta."

(Tribunnews.com/Yurika)(cewekbanget.grid.id/Elizabeth Nada)

Berita lain terkait Materi Sekolah

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved