Sabtu, 30 Agustus 2025

Materi Sekolah

Klasifikasi Serat dari Tumbuhan: Serat dari Biji, Batang, Daun, hingga Buah

Berikut klasifikasi serat dari tumbuhan, di antaranya yang berasal dari biji, batang, daun, hingga buah.

Penulis: Katarina Retri Yudita
Editor: Sri Juliati
Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id
Serat Biji Kapas dan Serat Biji Kapuk - Berikut klasifikasi serat dari tumbuhan, di antaranya yang berasal dari biji, batang, daun, hingga buah. 

Setiap tumbuhan memiliki batang.

Struktur batang yang dihasilkan tumbuhan tentunya tidak sama satu dengan lainnya.

Jenis batang yang menghasilkan serat alam dapat berupa jenis batang yang berkambium ataupun tidak berkambium.

Contohnya adalah batang pohon anggrek, melinjo/ganemon, mahkota dewa, beringin, yonkori, flax, jute, rosella, henep, rami, urena, kenaf, dan sunn.

Serat Batang Anggrek, Melinjo, Mahkota Dewa, dan Beringin
Serat Batang Anggrek, Melinjo, Mahkota Dewa, dan Beringin (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

3. Serat dari daun

Tumbuhan yang dapat diolah sebagai bahan serat dari daunnya tidaklah banyak.

Namun, banyak orang memanfaatkan serat dari daun sebagai bahan baku produk tekstil.

Contohnya adalah serat daun mendong (purun tikus), daun nanas, daun pandan berduri, daun eceng gondok, daun abaka, daun sisal, dan daun henequen.

Serat Daun Mendong, Serat Daun Nanas, dan Serat Daun Pandan Berduri
Serat Daun Mendong, Serat Daun Nanas, dan Serat Daun Pandan Berduri (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

4. Serat dari buah

Tumbuhan yang memiliki buah sangat banyak dan beragam.

Namun, yang menghasilkan buah yang dapat diolah menjadi bahan serat alam tidaklah banyak.

Buah yang sudah dimanfaatkan sebagai bahan serat adalah kelapa.

Buah kelapa memiliki sabut yang melapisi buah.

Sabut tersebut telah banyak digunakan sebagai bahan serat.

Serat Buah Kelapa
Serat Buah Kelapa (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

Sabut buah kelapa memiliki banyak manfaat.

Semua jenis sabut, mulai dari sabut yang memiliki serat panjang, serat pendek, hingga debu sabut dapat dimanfaatkan semuanya.

Namun, yang dipergunakan sebagai serat hanyalah yang memiliki potongan-potongan panjang.

Selanjutnya, serat ini diolah kembali menjadi bahan baku.

(Tribunnews.com/Katarina Retri)

Artikel lainnya terkait Materi Sekolah

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan