Jumat, 24 April 2026

10 Tokoh Renaissance: Donatello, William Shakespeare, Leonardo da Vinci, Galileo Galilei

10 tokoh Renaissance: Donatello, William Shakespeare, Leonardo da Vinci, Galileo Galilei, serta karya dan pengaruhnya di bidang seni hingga astronomi.

Pinterest
Leonardo da Vinci dan lukisannya yang terkenal, Mona Lisa. Berikut ini 10 tokoh Renaissance yang terkenal. 

3. Galileo Galilei

Galileo Galilei (1564-1642) adalah seorang ilmuwan Renaisans paling berpengaruh yang membuka revolusi ilmiah yang kemudian berkembang di Eropa utara.

Sering disebut 'bapak astronomi observasional', Galileo Galilei memelopori teleskop dan menganjurkan model heliosentris dalam tata surya.

Dia membuat penemuan-penemuan kunci dalam sains fundamental murni maupun sains terapan praktis.

Galileo Galilei, tokoh Renaissance
Galileo Galilei, tokoh Renaissance (Pinterest)

4. Nicolaus Copernicus

Nicholaus Copernicus (1473-1543) adalah seorang matematikawan, astronom, dokter, ekonom, diplomat dan sarjana klasik.

Ajarannya yang paling penting adalah bumi berputar mengelilingi matahari.

Pandangan heliosentrisnya tentang tata surya dan alam semesta adalah pencapaian ilmiah paling menonjol dari zaman Renaisans.

Nicolaus Copernicus, tokoh Renaissance
Nicolaus Copernicus, tokoh Renaissance (Pinterest)

Tanpa dia, banyak pekerjaan Galileo Galilei tidak akan mungkin terjadi.

Publikasi Copernicus pada tahun 1543 dari De Revolutionibus Orbium Coelestium ('On the Revolutions of the Heavenly Spheres') menyebabkan Revolusi Copernicus, dipandang sebagai titik awal astronomi modern dan Revolusi Ilmiah.

Baca juga: 3 Novel Sejarah Indonesia selain Gadis Kretek yang Soroti Peran Perempuan

5. Petrarch

Francesco Petrarca (1304-1374) atau Petrarch, tokoh Renaissance
Francesco Petrarca (1304-1374) atau Petrarch, tokoh Renaissance (Pinterest)

Francesco Petrarca (1304-1374) atau Petrarch, adalah seorang humanis paling awal selama Renaissance di Italia.

Ia disebut sebagai bapak humanisme.

Sebagai seorang Katolik yang taat, Petrarch percaya Tuhan telah memberikan manusia potensi intelektual dan kreatif mereka untuk digunakan secara maksimal.

Dia berargumen, tulisan-tulisan klasik menawarkan panduan moral untuk mereformasi kemanusiaan, yang menjadi prinsip utama humanisme Renaisans.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved