Selasa, 14 April 2026

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 58 dan 59, Kegiatan 2

Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 58 dan 59 Kurikulum Merdeka, Kegiatan 2.

|
Penulis: Nurkhasanah
Editor: Nuryanti
Canva/Tribunnews
KUNCI JAWABAN - Grafis kunci jawaban dibuat di Canva pada Selasa (9/9/2025). Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 58 dan 59 Kurikulum Merdeka, Kegiatan 2. 

TRIBUNNEWS.COM - Materi pembelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 Bab 3 adalah Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman.

Salah satu materi pembelajaran pada Bab 3 ini adalah Mengidentifikasi Ide dan Makna Kata dalam Hikayat. 

Hikayat adalah karya sastra Melayu klasik berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, atau silsilah, seringkali mengandung unsur rekaan, keagamaan, historis, atau biografis.

Siswa diharapkan dalam memahami cerita dalam hikayat.

Sebagai latihan, pada soal Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 58 dan 59 Kurikulum Merdeka, siswa diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan berdasarkan "Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak".

Soal itu terdapat pada Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia SMA/SMK Kelas X yang ditulis oleh Fadillah Tri Aulia dan Sefi Indra Gumilar terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) cetakan pertama tahun 2021.

Untuk membantu memahami materi dengan lebih baik, Tribunnews.com menghadirkan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 58 dan 59 Kurikulum Merdeka

Simak kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 58 dan 59 Kurikulum Merdeka di bawah ini.

Kegiatan 2

Setelah menyimak Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak jawablah pertanyaan berikut. Kalian dapat meminta teman untuk membacakan hikayat tersebut sekali lagi agar mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

1. Berdasarkan penggalan cerita pada Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak berikut, sifat Datu Mabrur apakah yang hendak disampaikan penulis kepada pembaca?

Siang-malam ia bersama di batu karang, di antara percikan buih, debur ombak, angin, gelombang dan badai topan.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 50, Identifikasi Latar Belakang Penulis dalam Novel

Jawaban: Sifat Datu Mabrur yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca dari kutipan teks di atas adalah sifat gigih dan pantang menyerah dalam mencapai tujuan yang ingin diraih.

Hal tersebut terlihat dari penggambaran suasana yang tidak menyenangkan, tetapi tetap dilalui oleh Datu Mabrur.

2. Bagaimana perasaan Ikan Todak saat muncul ke permukaan dan memperkenalkan dirinya kepada Datu mabrur?

Jawaban: Ketika muncul ke permukaan dan memperkenalkan dirinya kepada Datu Mabrur, perasaan Ikan Todak terlihat cemas dan menunjukkan rasa hormat. 

la mengakui kekuatan Datu Mabrur dan menyadari bahwa serangannya tidak mampu melukai Datu Mabrur. 

Ikan Tadak juga mengakui kekalahan dan menyerah kepada Datu Mabrur.

3. Apakah kalian setuju dengan sikap Raja Ikan Todak yang menyerang Datu Mabrur?

Jawaban: Tidak setuju. 

Meskipun Raja Ikan Todak menyerang Datu Mabrur awalnya, hal itu terjadi karena gangguan terhadap lingkungannya akibat samadi (bertapa) Datu Mabrur. 

Raja Ikan Todak kemudian mengakui kekuatan Datu Mabrur dan menyerah, mematuhi perintahnya. 

Sikap Raja Ikan Todak lebih merupakan reaksi terhadap gangguan yang dirasakan daripada niat jahat atau maksud untuk melukai Datu Mabrur.

4. Tentukan apakah pernyataan berikut ini benar atau salah.

a. Datu Mabrur ingin memiliki pulau yang dapat ia tinggali dan kuasai.

Jawaban: Salah

b. Datu Mabrur dapat mengatasi serangan Ikan Todak.

Jawaban: Benar

c. Ikan Todak menyerang Datu Mabrur karena telah sengaja menyakiti pasukannya.

Jawaban: Salah

d. Sa-ijaan berarti saling membantu.

Jawaban: Benar

e. Proses munculnya daratan baru dari dasar laut terjadi sejak tengah malam hingga pagi hari.

Jawaban: Benar

5. Bagaimana hubungan pesan moral yang disampaikan dengan kondisi masyarakat pada saat ini?

Jawaban: Pesan moral yang disampaikan dalam cerita ini adalah ketekunan, kesabaran, saling membantu, dan penghargaan terhadap alam. 

Pesan moral ini masih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan. 

Dalam menghadapi situasi sulit, cerita ini mengajarkan pentingnya ketekunan dan kesabaran, serta pentingnya saling membantu dan menjaga lingkungan alam agar harmonis dan berkelanjutan.

*) Disclaimer: 

  • Kunci jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar siswa.
  • Jika soal berupa pertanyaan terbuka artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved