Minggu, 10 Mei 2026

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban PAI Kelas 6 Kurikulum Merdeka Aktivitasku Halaman 90 Bab 5 Jasa Khulafaur Rasyidin

Berikut Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka: Aktivitasku halaman 90 Bab 5 Jasa Khulafaurrasyidin untuk Dunia.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar
Editor: Endra Kurniawan
Canva/Tribunnews
GRAFIS KUNCI JAWABAN - Template kunci jawaban untuk soal Kurikulum Merdeka yang dibuat di Canva Premium pada Senin (22/9/2025). Inilah kunci jawaban mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti halaman 90 Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka. 

TRIBUNNEWS.COM - Perhatikan kunci jawaban Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti untuk siswa Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka berikut ini.

Kunci jawaban PAI Kelas 6 SD yang akan dibahas yaitu Aktivitasku halaman 90 Bab 5 Jasa Khulafaurrasyidin untuk Dunia pada buku karangan Nazirwan dan Kholili Abdullah, terbitan Kemendikbud tahun 2022.

Khulafaur Rasyidin adalah istilah yang untuk menyebut empat pemimpin (khalifah) pertama umat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Istilah itu berasal dari Bahasa Arab yang berarti "para pengganti yang mendapatkan petunjuk" atau "para pemimpin yang dibimbing dengan benar".

Adapun dalam bab ini, siswa Kelas 6 SD diharapkan mampu menyebutkan nasab (hubungan kekerabatan atau garis keturunan) dan gelar Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Selain itu, siswa juga diharapkan mampu menjelaskan dakwah serta jasa-jasa Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Kunci jawaban PAI ini bisa dimanfaatkan siswa sebagai bahan belajar di rumah agar pemahaman siswa tentang materi tersebut semakin mendalam.

Berikut ini adalah kunci jawaban PAI Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka bagian Aktivitasku Bab 5 halaman 90:

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 6 Kurikulum Merdeka Aktivitasku Halaman 85 Bab 5 Jasa Khulafaur Rasyidin

Kunci Jawaban PAI Kelas 6 SD:

Dalam soal ini, siswa diminta untuk berdiskusi tentang cara yang bisa dilakukan untuk menjaga persatuan dengan meneladani kisah Abu Bakar al-Siddiq.

Aktivitasku 

Setelah membaca dan mempelajari kisah Abu Bakar al-Siddiq dalam menjaga persatuan kaum Muslimin, maka patut kiranya mendiskusikan bersama teman-teman tentang apa yang bisa dilakukan untuk menjaga dan memelihara persatuan Umat Islam dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jawaban:

Setelah mempelajari kisah Abu Bakar al-Siddiq dalam menjaga persatuan umat Islam, kita belajar bahwa persatuan adalah kunci kekuatan dan keberlangsungan sebuah umat maupun negara.

Abu Bakar al-Siddiq menunjukkan bahwa keputusan yang bijak, sikap tegas, dan komunikasi yang menghargai semua pihak sangat penting untuk meredam perpecahan.

Begitu juga dalam menjaga persatuan umat Islam dan NKRI, kita bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Menjaga toleransi dan saling menghargai antar umat beragama dan antar sesama Muslim.
  2. Tidak mudah mengkafirkan, menyudutkan, atau memecah belah karena perbedaan mazhab, suku, atau organisasi.
  3. Menumbuhkan semangat ukhuwah (persaudaraan), ukhuwah Islamiyah (antar sesama muslim), ukhuwah wathaniyah (sesama warga negara), ukhuwah basyariyah (sesama manusia).
  4. Bijak dalam menggunakan media sosial dengan menyebarkan konten positif, ajakan kebaikan, dan persatuan serta tidak menyebar hoaks, provokasi, atau ujaran kebencian.
  5. Menghargai pemimpin serta ulama yang lurus serta mendukung kebijakan yang adil seperti Abu Bakar al-Siddiq yang mengutamakan musyawarah dan mendengarkan aspirasi umat.
  6. Berperan aktif sebagai warga negara yang baik dengan menjaga kedamaian lingkungan, ikut dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta menaati hukum negara.
  7. Meneladani sikap Abu Bakar al-Siddiq yang lebih mementingkan keutuhan umat daripada kepentingan pribadi atau kelompok.
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved