Selasa, 12 Mei 2026

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 130, Bab 6: Pesan Dari Cerita

Simak berikut merupakan kunci jawaban buku Pendidikan Pancasila kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka bab 6 halaman 130 : Pesan Dari Cerita

Tayang:
Freepik
ILUSTRASI BELAJAR - Foto ini diambil dari Freepik pada Sabtu (11/10/2025). Simak berikut merupakan kunci jawaban buku Pendidikan Pancasila kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka bab 6 halaman 130 : Pesan Dari Cerita 

TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka bab 6 halaman 130 mempelajari tentang Provinsiku Bagian dari Wilayah NKRI.

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 130, karangan Kurniawan Darma Indra, Adi, dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2023 yakni ciri khas setiap provinsi.

Ciri khas provinsi adalah bentuk keanekaragaman budaya yang menunjukkan identitas daerah dan kekayaan bangsa Indonesia.

Dengan mengenali ciri khas tiap provinsi, kita bisa lebih menghargai perbedaan dan memperkuat rasa persatuan dalam keberagaman sesuai semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 130 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 130, Bab 6: Pesan Dari Cerita.

Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI Kurikulum Merdeka Hal 130

Ayo, Menemukan

2. Menghargai Provinsi yang Lain

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Hal 160: Contoh Pelanggaran Norma

Ciri Khas Beberapa Provinsi

Bonar sedang bermain di pantai bersama Indi dan Manda. Setelah cukup lama bermain, mereka beristirahat sambil mengeluarkan bekal masing-masing.

“Teman-teman, silakan dicoba, saya membawa bika ambon, nih,” ujar Bonar menawarkan.

“Terima kasih, Bonar. Wah, enak sekali! Memangnya kamu baru pulang dari Ambon, ya?” ujar Indi.

Tidak, Indi. Liburan kemarin saya tidak ke Ambon. Ayah mengajak saya mengunjungi Kakek dan Nenek ke Medan. Nenek memberi kami oleh-oleh kue ini. Meskipun namanya bika ambon, tetapi ini kue tradisional khas Medan, Sumatra Utara, lo, bukan dari Ambon, Maluku,” kata Bonar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved