Mahasiswa Pascasarjana FKM Unhas Ikuti Konferensi Internasional di Thailand dan Taiwan
Program Studi Pasca-Sarjana FKM Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti konferensi internasional.
Ringkasan Berita:
- Program Pascasarjana FKM Unhas secara rutin mewajibkan mahasiswa S2 dan S3 mengikuti konferensi internasional di luar negeri.
- Partisipasi aktif mahasiswa: Mahasiswa Unhas mengikuti konferensi internasional di Thailand dan Taiwan.
- Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa agar setara standar internasional.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Studi Pasca-Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti konferensi internasional.
Ada dua lokasi konferensi yang dituju yaitu di Bangkok, Thailand dan di Thai Chung, Taiwan. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa pasca-sarjana tingkat Strata 2 (S2) dan Strata 3 (S3).
Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, SKM, M.Kes, MSc.Ph selaku Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Kesehatan Masyarakat Unhas menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun.
"Jadi ini merupakan kegiatan tahunan yang kita adakan. Mengikuti konferensi internasional. Dan harus ke luar negeri biar mahasiswa ada pengalaman yang benar-benar internasional," ujarnya kepada wartawan di Bangkok, Selasa (2/12/2025).
Prof. Ridwan menambahkan, kegiatan yang disebut sebagai benchmarking ini bertujuan agar mahasiswa dapat memperkaya wawasannya dan melihat perkembangan ilmu pengetahuan di negara lain.
"Jadi kalau hanya di Indonesia kita tidak berkembang. Kami berharap mahasiswa bisa belajar bagaimana luar negeri itu sudah sangat maju ilmu pengetahuannya. Kita harus belajar dari mereka. Makanya disebut benchmarking atau studi banding," jelas dosen yang pernah menjabat sebagai Ketua Tim Ahli pengendalian Covid Provinsi Sulawesi Selatan pada 2020-2022 itu.
Dua negara
Prof Ridwan menjelaskan, pada tahun 2025 ini, mahasiswa Peminatan Epidemiologi dan Peminatan Kesehatan Reproduksi mengikuti konferensi internasional bertajuk Joint International for Tropical Medicine Meeting (JITMM) di Bangkok, Thailand pada 2-4 Desember 2025.
Sementara mahasiswa Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku mengikuti konferensi Asian Health Literacy Association (AHLA) di Tai Chung, Taiwan pada 23-25 November 2025.
Prof Ridwan menjelaskan bahwa kegiatan ini telah diadakan di berbagai negara. Pada tahun-tahun sebelumnya negara yang dituju yaitu Korea dan Jepang.
"Jadi lokasi negaranya disesuaikan dengan konferensi yang diikuti. Tahun ini ada yang ke Taiwan, ada yang ke Thailand. Sebelumnya ada yang ke Jepang, Korea," terang Prof Ridwan.
Pria yang merupakan Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Sulawesi Selatan sekaligus Direktur Tobacco Control Unhas tersebut berharap melalui kegiatan ini mahasiswa Unhas bisa menjadi lebih kompeten sesuai standar level internasional yang diusung oleh Universitas Hasanuddin.
Dia juga berharap pemerintah dapat mendukung upaya pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia.
"Jadi lewat kegiatan ini harapannya mahasiswa bisa naik level ke standar internasional. Karena Unhas levelnya sudah internasional. Harapannya pemerintah bisa mendukung. Kita lihat negara lain seperti Thailand sangat men-support pendidikannya," pungkasnya.
Selain bertindak sebagai peserta, beberapa delegasi dari Unhas juga bertindak sebagai presenter di Konferensi AHLA Taiwan, yaitu Prof. Dr. Suriah, SKM, M.Kes membawakan dua materi presentase oral, Dr. Shanti Riskiyani, SKM., M.Kes menampilkan presentase poster, Nurhaya Nurdin S.Kep, Ns, MN, MPH membawakan presentase oral, dan Indah Fitrah Yani SKM menampilkan presentase poster.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Unhas-ke-taiwan-as.jpg)