Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban PKN Kelas 7 Halaman 97: Aktivitas 4.5 Perbedaan Antar Golongan
Jawaban PKN kelas 7 halaman 97 Kurikulum Merdeka soal pada Aktivitas 4.5 tentang Perbedaan Antar Golongan.
TRIBUNNEWS.COM – Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) siswa kelas 7 SMP halaman 97 membahas tentang Perbedaan Antar Golongan.
Dalam materi PKN kelas 7 halaman 97, siswa diminta untuk menjawab soal pertanyaan pada Aktivitas 4.5.
Buku pelajaran PKN Kelas 7 Kurikulum Merdeka merupakan karangan Lukman Surya Saputra, dkk. terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2017.
Berikut Tribunnews sajikan kunci jawaban buku PKN kelas 7 halaman 97 "Aktivitas 4.5".
Baca juga: Kunci Jawaban Manajemen Logistik Kelas 11 Halaman 101 102, Kasus Industri
Aktivitas 4.5
Lakukan pengamatan perbedaan golongan di sekitar kalian, seperti di kelurahan, desa, atau kampung. Carilah informasi tentang perbedaan golongan-golongan (kelas sosial, kesatuan sosial) tersebut dari hasil sumber bacaan dan pengamatan. Uraian antargolongan tersebut seperti kedudukan/jabatan di masyarakat, pendidikan, organisasi kemasyarakatan, pembagian pekerjaan dan sebagainya. Buatlah kesimpulan tentang hasil keberagaman antargolongan di sekitar kalian. Susun laporan tentang hasil pengamatan dan telaah dalam bentuk display atau yang lain. Sajikan laporan dalam pameran kelas atau di depan kelas. Gunakan tabel berikut untuk mencatat hasil pengamatan dan telaah kalian. Sebelum melakukan pengamatan, persiapkan terlebih dahulu format pengamatan agar data yang dimasukan lebih lengkap dan akurat/ terpercaya.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 135, Jelajah Kata
KUNCI JAWABAN:
LAPORAN PENGAMATAN PERBEDAAN GOLONGAN SOSIAL DI LINGKUNGAN KELURAHAN/DESA
A. Pendahuluan
Masyarakat Indonesia terdiri atas berbagai golongan sosial yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari kedudukan atau jabatan di masyarakat, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, serta keikutsertaan dalam organisasi kemasyarakatan. Keberagaman antargolongan ini merupakan kenyataan sosial yang harus dipahami agar tercipta kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.
Pengamatan ini dilakukan untuk mengetahui bentuk-bentuk perbedaan golongan sosial yang ada di lingkungan sekitar, khususnya di wilayah kelurahan/desa/kampung.
B. Tujuan Pengamatan
Mengidentifikasi perbedaan golongan sosial di lingkungan sekitar.
Mengetahui ciri-ciri tiap golongan sosial berdasarkan jabatan, pendidikan, dan pekerjaan.
Menumbuhkan sikap saling menghargai dalam keberagaman sosial.
C. Waktu dan Tempat Pengamatan
Waktu: ………………………
Tempat: Kelurahan/Desa ………………………
D. Metode Pengumpulan Data
Pengamatan langsung terhadap aktivitas masyarakat
Wawancara sederhana dengan warga dan tokoh masyarakat
Studi pustaka dari buku IPS dan sumber bacaan terkait stratifikasi sosial
E. Format Pengamatan Perbedaan Golongan Sosial
Berdasarkan hasil pengamatan di lingkungan kelurahan/desa, terdapat berbagai golongan sosial yang hidup berdampingan dalam masyarakat. Golongan aparatur desa menempati kedudukan sebagai penyelenggara pemerintahan, seperti kepala desa, sekretaris desa, dan ketua RT/RW. Umumnya golongan ini memiliki tingkat pendidikan menengah hingga perguruan tinggi dan berperan dalam pelayanan administrasi serta pengambilan keputusan di tingkat lokal. Mereka tergabung dalam kesatuan sosial pemerintahan desa dan memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban serta kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, terdapat golongan tokoh masyarakat yang terdiri atas tokoh agama dan tokoh adat. Golongan ini memiliki kedudukan penting sebagai panutan masyarakat. Tingkat pendidikan mereka beragam, mulai dari menengah hingga perguruan tinggi. Pekerjaan yang dijalani antara lain sebagai pemuka agama, penceramah, atau pemangku adat, serta aktif dalam organisasi keagamaan dan lembaga adat. Peran utama golongan ini adalah membimbing masyarakat dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan budaya.
Golongan pegawai atau profesional juga ditemukan di lingkungan masyarakat, seperti guru, tenaga kesehatan, dan pegawai kantor. Golongan ini umumnya memiliki tingkat pendidikan diploma hingga perguruan tinggi dan bekerja di bidang pendidikan, kesehatan, maupun layanan publik. Mereka tergabung dalam organisasi profesi dan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masyarakat.
Selanjutnya, golongan pedagang dan wiraswasta terdiri atas pemilik toko, pedagang pasar, dan pelaku usaha kecil. Tingkat pendidikan golongan ini beragam, mulai dari pendidikan dasar hingga menengah. Pekerjaan utama mereka adalah berdagang atau membuka usaha mandiri, serta tergabung dalam paguyuban pedagang atau kelompok usaha. Golongan ini berperan sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat.
Di samping itu, terdapat golongan buruh dan pekerja harian seperti buruh bangunan dan buruh tani. Golongan ini umumnya memiliki tingkat pendidikan dasar hingga menengah pertama dan mengandalkan tenaga fisik dalam bekerja. Mereka tergabung dalam kelompok kerja atau bekerja secara mandiri. Meskipun memiliki keterbatasan, golongan ini tetap berperan besar dalam pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Terakhir, golongan petani dan nelayan merupakan golongan yang bekerja di sektor pertanian dan perikanan. Tingkat pendidikan mereka umumnya dasar hingga menengah. Mereka tergabung dalam kelompok tani atau kelompok nelayan dan berperan sebagai penopang utama kebutuhan pangan masyarakat. Golongan ini memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan di lingkungan sekitar.
F. Hasil Pengamatan dan Telaah
Berdasarkan hasil pengamatan, masyarakat di lingkungan kelurahan/desa terdiri atas berbagai golongan sosial yang memiliki peran dan fungsi masing-masing. Perbedaan golongan tidak menunjukkan adanya pemisahan mutlak, melainkan saling melengkapi. Setiap golongan berkontribusi sesuai kemampuan dan bidangnya dalam kehidupan bermasyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Aktivitas-Siswa-SRMP-6-Cipayung_20251202_215643.jpg)