Pendidikan Skolla
Mengenal Kalimat Langsung dan Tidak Langsung, Lengkap dengan Contoh Soal
Simak apa itu kalimat langsung dan tidak langsung, ciri-ciri, cara mengubahnya, serta contoh soalnya.
Ringkasan Berita:
- Kalimat langsung dan kalimat tidak langsung biasa muncul dalam berbagai teks cerita.
- Kalimat langsung adalah kalimat yang diucapkan secara langsung oleh pembicara kepada orang yang dituju.
- Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali isi perkataan seseorang dalam bentuk kalimat berita.
TRIBUNNEWS.COM - Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, kita sering menemukan penggunaan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.
Kalimat langsung dan kalimat tidak langsung biasanya muncul dalam berbagai teks cerita, seperti dongeng, cerpen, maupun novel.
Umumnya, kalimat ini digunakan ketika tokoh dalam cerita berbicara atau menyampaikan sesuatu kepada tokoh lain.
Agar lebih memahami penggunaannya, penting bagi kita untuk mengetahui terlebih dahulu pengertian kalimat, kalimat langsung, dan kalimat tidak langsung.
Apa Itu Kalimat?
Kalimat adalah satuan bahasa yang dapat mengungkapkan gagasan secara utuh sehingga dapat dipahami oleh orang lain.
Sebuah kalimat biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Memiliki makna atau gagasan yang utuh.
- Menggunakan intonasi akhir seperti tanda titik (.), tanda tanya (?), atau tanda seru (!).
- Minimal terdiri dari subjek dan predikat.
Contoh kalimat:
- Saya belajar Bahasa Indonesia.
- Mereka membersihkan halaman sekolah.
Baca juga: Mengenal Kalimat Persuasif: Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Soal
Kalimat Langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang diucapkan secara langsung oleh pembicara kepada orang yang dituju.
Kalimat ini biasanya menunjukkan ucapan tokoh secara asli tanpa perubahan.
Kalimat langsung sering ditemukan dalam teks fiksi seperti cerpen, novel, atau cerita dongeng ketika tokoh sedang berbicara.
Ciri-ciri Kalimat Langsung
- Menggunakan tanda petik dua (“…”).
- Biasanya didahului tanda koma (,) sebelum tanda petik.
- Huruf pertama pada kalimat di dalam tanda petik menggunakan huruf kapital.
Contoh Kalimat Langsung
- “Apakah kamu sudah lapar?” tanya ibu kepadaku.
- “Aku sangat suka pelajaran Bahasa Indonesia,” kata Foni.
- “Kita harus menjaga kebersihan lingkungan,” kata Zubaidah kepada teman-temannya.
Kalimat Tidak Langsung
Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali isi perkataan seseorang dalam bentuk kalimat berita.
Dalam kalimat tidak langsung, ucapan pembicara tidak ditulis persis seperti aslinya, tetapi disampaikan kembali oleh orang lain.
Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung
- Tidak menggunakan tanda petik dua.
- Biasanya menggunakan kata penghubung seperti bahwa.
- Kata ganti orang bisa berubah sesuai dengan konteks kalimat.
Contoh Kalimat Tidak Langsung
- Ibu bertanya kepadaku apakah aku lapar atau tidak.
- Foni berkata bahwa dia sangat suka pelajaran Bahasa Indonesia.
- Zubaidah berkata kepada teman-temannya bahwa mereka harus peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Baca juga: Mengenal Majas: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya
Cara Mengubah Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung antara lain:
- Mengubah kata ganti orang
Misalnya:
- aku → dia
- kita → mereka
- Menghilangkan tanda petik.
- Menambahkan kata penghubung, seperti bahwa.
Contoh Perubahan
Kalimat langsung:
“Aku sangat suka pelajaran Bahasa Indonesia,” kata Fioni.
Kalimat tidak langsung:
Foni berkata bahwa dia sangat suka pelajaran Bahasa Indonesia.
Contoh Soal Kalimat Langsung dan Tidak Langsung
Soal 1
Perhatikan pernyataan berikut:
Zubaidah berkata kepada teman-temannya bahwa dia dan teman-temannya harus peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Kalimat langsung yang tepat dari pernyataan tersebut adalah …
A. "Kawan-kawan, kalian harus peduli terhadap kebersihan lingkungan," teriak Zubaidah.
B. Zubaidah berkata, "Kalian harus peduli terhadap kebersihan lingkungan kita."
C. Zubaidah berkata, "Kami harus peduli terhadap kebersihan lingkungan!"
D. "Teman-teman, kita harus peduli terhadap kebersihan lingkungan kita!" ucap Zubaidah.
Jawaban: D
Soal 2
Hanifah berkata, "Kita tidak boleh mengandalkan Pak Ahmad, Rahmat, kan kita yang mengotorinya."
Jika dijadikan kalimat tidak langsung, susunan yang tepat kalimat tersebut adalah...
A. Hanifah berkata bahwa kita tidak boleh mengandalkan Pak Ahmad, Rahmat, kan kita yang mengotorinya.
B. Hanifah mengatakan bahwa kita tidak boleh mengandalkan Pak Ahmad, Rahmat, kan kita yang mengotorinya.
C. Hanifah berkata bahwa mereka tidak boleh mengandalkan Pak Ahmad, Rahmat, kan kita yang mengotorinya.
D. Hanifah berkata kepada Rahmat bahwa mereka tidak boleh mengandalkan Pak Ahmad karena mereka yang mengotorinya.
Jawaban: D
Skolla adalah platform belajar online berbasis psikologi dan berteknologi canggih yang membantu siswa meraih prestasi lewat rekomendasi dan pendampingan yang terpersonalisasi.
Tersedia untuk kelas 4 SD sampai 12 SMA dan Alumni, Skolla siap mendampingi siswa memahami pelajaran dan mempersiapkan diri menuju sekolah serta kampus impian.
Klik tautan berikut dan pilih “Masuk dengan Google” untuk melihat detail paket dan mendapatkan penawaran menariknya!
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kalimat-lgsg-skolla.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.