Tes Kemampuan Akademik
100 Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP 2026 dan Kunci Jawabannya
Simak 100 latihan soal TKA Bahasa Indonesia SMP 2026 dan kunci jawabannya agar lebih siap menghadapi Tes Kemampuan Akademik.
Kalimat utama pada paragraf tersebut terdapat pada kalimat....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
Kunci Jawaban: B. 2
3. Perhatikan kedua teks berikut!
Teks 1
Ada seekor harimau tinggal di hutan. Di hutan itu, tidak ada hewan lain selain harimau dan seekor serigala. Di sebelah hutan ini terdapat satu perkampungan kecil. Suatu waktu, ia pergi ke dekat kampung untuk mencari makan. Harimau itu terus menerus melakukan itu hari demi hari. Tiap hari ia memangsa hewan-hewan ternak miliki penduduk desa. Penduduk desa berusaha memburu harimau ini, namun mereka selalu gagal.
Teks 2
Burung-burung hering mendongakkan kepala dan tepat di depan mata telah berdiri seekor badak, la memasang wajah yang seram dan menakutkan. Cula tajam di atas kepalanya sangat menyeramkan. Burung-burung itupun ketakutan sehingga mereka menjauhi badak. Burung-burung hering terkejut saat melihat beberapa burung kecil hinggap di punggung badak. Salah satu burung hering memberanikan diri bertanya.
Perbedaan pengunaan bahasa kedua teks tersebut adalah ...
A. Teks 1: terdapat kata tidak baku
Teks 2: tidak terdapat kata tidak baku
B. Teks 1: terdapat kalimat pertentangan
Teks 2: terdapat kalimat sebab-akibat
C. Teks 1: menggunakan ungkapan klasik
Teks 2: menggunakan ungkapan sehari-hari
D. Teks 1: menggunakan kata bermakna kias
Teks 2: menggunakan kata bermakna lugas
Kunci Jawaban: B. Teks 1: terdapat kalimat pertentangan
Teks 2: terdapat kalimat sebab-akibat
4. Bacalah kalimat berikut!
Pakar transportasi [...] bahwa pemerintah lebih baik membangun infrastruktur transportasi laut dan udara karena indonesia merupakan negara kepulauan.
Kata bentukan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah....
A. Menunjukkan
B. Menanyakan
C. Menyarankan
D. Meningkatkan
Kunci Jawaban: C. Menyarankan
Bacalah teks berikut ini untuk nomor 5 dan 6!
Gesang dan Bengawan Solo, itulah legenda. Tetapi, Gesang yang usianya 87 tahun, juga tak kalah mengesankan. Komponis kelahiran 1 Oktober 1917 ini semula bernama Sutadi, karena sakit-sakitan diubah namanya menjadi Gesang Martohartono dengan maksud terus hidup (gesang dalam bahasa Jawa). Ternyata tidak hanya terus hidup, tetapi terus berprestasi. Pada usia yang masih belia, yaitu 17 tahun, ia sudah mampu mencipta lagu. Di sisi lain, meskipun nama dan kariernya melejit, ia tetap mimilih pola hidup sederhana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKA-SMP-2026.jpg)