Minggu, 26 April 2026

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Hal 60 Edisi Revisi: Peran Dekomposer

Simak berikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran IPAS kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 60 bab 3: Peran Dekomposer

/SURYA/HABIBUR ROHMAN
SEMANGAT SEKOLAH - Setelah beberapa pekan pembelajaran diistirahatkan pada liburan Lebaran Idul Fitri 2026, siswa kembali masuk dan mengikuti kegiatan sekolah di SDN Jemur Wonosari I-417 Surabaya, Senin (30/03/2026). Simak berikut merupakan kunci jawaban buku pelajaran IPAS kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 60 bab 3: Peran Dekomposer. SURYA/HABIBUR ROHMAN) 

2. Carilah tanah di sekitar halaman rumah atau area sekolah yang banyak ditumbuhi tanaman. Gali dua lubang di tanah dengan kedalaman 25-30 cm. Kalian bisa menggantinya dengan pot atau ember bekas yang diisi tanah dengan kedalaman yang sama.

3. Masukkan satu mangkuk sampah sayur/kulit buah yang tidak dibungkus plastik dan yang dibungkus plastik ke dalam masing-masing lubang.

4. Tutup lubang dengan tanah dan beri tanda.

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Hal 99 Edisi Revisi: Warisan Budaya

5. Amati kondisi keduanya setiap minggu selama 3 minggu dengan membuka galiannya.

6. Tulis hasil pengamatan dalam lembar kerja kalian.

7. Jika sudah berhasil, ceritakan hasil eksperimen kalian mengenai dekomposer dan jelaskan apa yang dimaksud dengan penguraian kepada teman-teman kalian

Jawaban :

Hasil Pengamatan Percobaan

  • Minggu 1

Pada minggu pertama, sampah sayur dan kulit buah yang tidak dibungkus plastik dan langsung dimasukkan ke dalam tanah mulai menunjukkan perubahan. Sampah tersebut terlihat lebih lembek, warnanya mulai memudar, dan tercium bau seperti tanah atau bau pembusukan ringan.

Hal ini terjadi karena di dalam tanah terdapat makhluk hidup kecil seperti bakteri, jamur, dan organisme tanah lainnya yang mulai bekerja menguraikan sampah tersebut.

Sementara itu, sampah yang dibungkus plastik tidak mengalami banyak perubahan. Bentuknya masih hampir sama seperti saat awal dimasukkan ke dalam tanah.

Hal ini karena plastik menghalangi masuknya mikroorganisme ke dalam sampah sehingga proses penguraian menjadi sangat lambat.

  • Minggu 2

Pada minggu kedua, perbedaan antara kedua sampah semakin terlihat jelas. Sampah yang tidak dibungkus plastik mulai hancur sebagian, teksturnya menjadi lebih lunak, dan beberapa bagian sudah menyatu dengan tanah.

Bahkan mulai muncul jamur kecil atau tanda-tanda aktivitas organisme pengurai. Ini menunjukkan bahwa dekomposer bekerja aktif menguraikan bahan organik tersebut menjadi zat yang lebih sederhana.

Sedangkan sampah yang dibungkus plastik hanya mengalami sedikit perubahan, seperti sedikit berubah warna atau mulai berbau, tetapi bentuknya masih tetap utuh dan tidak mudah hancur.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved