Jelang Idul Adha, Pertamina Gelar Operasi Pasar dan Ajak Masyarakat Beli Elpiji di Pangkalan Resmi

Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga distribusi LPG di Sulawesi. Selain meningkatkan pasokan LPG, Pertamina juga menggelar operasi p

Jelang Idul Adha, Pertamina Gelar Operasi Pasar dan Ajak Masyarakat Beli Elpiji di Pangkalan Resmi
Pertamina

Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga distribusi LPG di Sulawesi. Selain meningkatkan pasokan LPG, Pertamina juga menggelar operasi pasar di beberapa wilayah di Sulawesi jelang Idul Adha.

Pertamina sebelumnya telah memprediksi peningkatan konsumsi LPG Tabung 3 Kg subsidi di Sulawesi Selatan hingga menjadi sebesar 22.143 Metrik Ton (MT) perhari setara 7,38 juta lebih tabung 3 kg dari rerata konsumsi harian normal sebesar 21.000 MT yang setara 7 juta tabung 3 kg.

Pjs. Unit Manager Communication & CSR, Ahad Rahedi menjelaskan, untuk Provinsi Sulsel kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 24 Juli 2019 hingga tanggal 4 Agustus 2019 ini difokuskan di beberapa Kota dan Kabupaten. “Kota Makassar sendiri untuk operasi pasar sudah didistribusikan sebanyak 6.160 tabung LPG 3 Kg yang masing-masing Kecamatan disalurkan sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg, seperti di Kecamatan Makassar, Panakukang, Rapocinni, Manggala, Mariso, Ujung Tanah, Biringkanaya, dan di Kecamatan Tamalate.” tutur Ahad.

Sedangkan untuk Kabupaten Takalar misalnya, sebanyak 560 LPG Tabung 3 Kg disebar melalui operasi pasar di Kecamatan Bajeng, serta Kabupaten Gowa juga disalurkan 560 tabung LPG 3 Kg. Sementara untuk Kabupaten Soppeng, operasi pasar di 7 Kecamatan dengan alokasi sebesar 1.050 tabung LPG 3 Kg.

Pertamina selalu memastikan ketersediaan LPG khususnya 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin sesuai dengan aturan Pemerintah. Ahad menghimbau masyarakat untuk membeli gas LPG Tabung 3 Kg di pangkalan resmi.

Ketika menemukan pangkalan yang terbukti melanggar, misalnya menjual di atas HET, menurut Ahad, masyarakat bisa langsung melaporkan ke call center Pertamina di nomor 135. "Jika terbukti, Kami pastikan Agen atau Pangkalan akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Pertamina juga telah berusaha menangani hal tersebut dengan membatasi distribusi gas LPG 3 kg dari pangkalan ke pengecer, guna menghindari harga yang melonjak karena peran spekulan. Dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar membeli langsung ke pangkalan.

Salah satu produk LPG Non-subsidi Pertamina adalah BrightGas, yang saat ini telah tersedia dengan berbagai ukuran yakni BrightGas 12 kg, BrightGas 5,5 kg dan BrightGas Can 220 gr. Yang paling sesuai dengan ibu-ibu rumah tangga adalah BrightGas 5,5 kg yang enteng, hemat, nyaman dan berkualitas. Sebagai produk substitusi untuk masyarakat yang mampu agar bisa beralih dari LPG 3 kg yang bersubsidi.

Masih menurut Ahad, “Kami juga mengapresiasi masyarakat, Pemda dan aparat yang telah bersinergi meningkatkan pengawasan dan pengendalian konsumsi LPG Bersubsidi. Sehingga lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kuota yang ditetapkan Pemerintah.”

Masyarakat bisa ikut lebih aktif lagi dalam meningkatkan pelayanan Pertamina, terutama dalam pendistribusian BBM dan LPG dengan cara menghubungi call center 135 dan email ke pcc@pertamina.com.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved