Rabu, 8 April 2026

Pertamina Peringati Hari Bahasa Isyarat, Tegaskan Komitmen Budaya Kerja Inklusif

Pertamina rayakan Hari Bahasa Isyarat, tegaskan komitmen wujudkan budaya kerja inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh insan perusahaan.

Editor: Content Writer
Istimewa
HARI BAHASA ISYARAT - Perwira Pertamina belajar bahasa Isyarat momentum Hari Bahasa Isyarat Internasional 2025 di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (23/9/2025). Dalam peringatan tersebut, Pertamina tegaskan komitmen dan aksi nyata dalam membangun lingkungan kerja yang ramah disabilitas. 

TRIBUNNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional dengan menggelar acara bertema “Voice in Signs: Uniting for Inclusion and Sustainability” di Ballroom Grha Pertamina, Selasa (23/9/2025). 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam menciptakan budaya kerja yang inklusif sekaligus mendukung agenda keberlanjutan. 

SVP Human Capital Management Pertamina, Saptiadi Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi seluruh pekerja Pertamina Group mengenai pentingnya inklusi disabilitas dan bahasa isyarat.

"Kami menyadari bahwa bahasa isyarat bukan hanya alat komunikasi melainkan adalah bagian dari hak asasi setiap manusia, bahasa isyarat adalah sarana vital bagi teman-teman tuli untuk menyampaikan gagasan, merasakan emosi, berkoordinasi, menyampaikan pendapat untuk memastikan partisipasi penuh dalam kehidupan sosial, profesional, dan komunitas," ungkap Saptiadi. 

Untuk itu, lanjut Saptiadi, menggunakan bahasa isyarat adalah hak yang tidak bisa ditawar jika kita benar-benar percaya pada prinsip kesetaraan dan inklusi, khususnya di lingkungan kerja. 

"Inklusivitas bukan hanya slogan melainkan bagian dari strategi untuk menciptakan lingkungan kerja, dimana setiap orang termasuk mereka yang memiliki disabilitas pendengaran merasa dihargai, didengar, dan dapat berkontribusi secara maksimal untuk perusahaan," tegas Saptiadi.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Dorong Implementasi Energi Hijau di Green Energy Summit 2025

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan bahwa Pertamina berkomitmen menciptakan ruang kerja yang inklusif dan ramah bagi semua.

“Bahasa isyarat adalah jembatan komunikasi yang menegaskan prinsip kesetaraan. Pertamina percaya, keberlanjutan tidak hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal dalam perjalanan menuju masa depan energi yang lebih baik,” jelas Fadjar.

Dengan mengedepankan inklusi, lanjut Fadjar, Pertamina ingin menghadirkan energi yang mempersatukan, sekaligus memberi ruang bagi seluruh Perwira Pertamina, termasuk komunitas disabilitas untuk berkontribusi dan tumbuh bersama. 

Hari Bahasa Isyarat Internasional yang diperingati setiap 23 September ke depan akan menjadi agenda tahunan Pertamina, berdampingan dengan Hari Disabilitas Internasional. Peringatan ini menegaskan bahwa inklusivitas merupakan bagian penting dari strategi keberlanjutan perusahaan. 

Melalui budaya kerja yang ramah disabilitas, Pertamina ingin memastikan setiap insan, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memberikan kontribusi terbaik. 

“Komitmen ini sejalan dengan nilai Energizing You yang diusung Pertamina, yakni menghadirkan energi yang mempersatukan demi masa depan yang lebih baik bagi semua,” pungkas Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Baca juga: Pertamina NRE Dukung Ketahanan Energi dengan EBT dan Pengelolaan Transisi Energi yang Efisien

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved