Piala Dunia 2022

Eks Pemain Timnas Jerman Dietmar Hamann Yakin Negaranya Gugur dari Piala Dunia saat Lawan Spanyol

"Saya berharap Jepang menang melawan Kosta Rika pada hari Minggu. Hasil imbang melawan Spanyol mungkin tidak akan cukup."

Penulis: Bobby W
Editor: Isti Prasetya
skysport
Dietmar Hamann 

TRIBUNNEWS.COM - Penampilan buruk Timnas Jerman yang kalah saat lawan Jepang di Piala Dunia 2022, Rabu (23/11/2022) kemarin menjadi sorotan banyak pihak.

Setelah disindir Eden Hazard, mantan pemain Timnas Jerman Dietmar Hamann juga ikut mengkritik tim asuhan Hansi Flick.

Parahnya lagi, legenda Liverpool ini juga mengklaim sikap "tidak profesional dan arogansi" yang telah meresap ke dalam jajaran timnas akan membuat Jerman segera tersngkir dari Piala Dunia kali ini.

Terlebih lagi, Jerman akan bertemu Spanyol di laga kedua pertandingan Grup E hari Minggu (27/11/2022) yang membungkam Kosta Rika dengan skor mengerikan 7-0/

Hamann pun menyoroti beberapa pemain timnas Jerman yang dinilai terlalu arogan saat menghadapi Jepang.

Salah satu pemain yang perilakunya disorot Hamann adalah Antonio Rudiger.

Penyerang #18 Jepang Takuma Asano dan bek Jerman #02 Antonio Rudiger memperebutkan bola selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia Qatar 2022 antara Jerman dan Jepang di Stadion Internasional Khalifa di Doha pada 23 November 2022.
Penyerang #18 Jepang Takuma Asano dan bek Jerman #02 Antonio Rudiger memperebutkan bola selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia Qatar 2022 antara Jerman dan Jepang di Stadion Internasional Khalifa di Doha pada 23 November 2022. (PERMATA SAMAD/AFP)

Baca juga: Rudiger Panen Hujatan: Disorot Gegara Aksi Tutup Mulut hingga Gaya Lari yang Remehkan Lawan

Baca juga: Sentilan Eden Hazard soal Aksi Timnas Jerman di Piala Dunia 2022: Fokus Sepak Bola Der Panzer!

Ia mengkritik Rudiger yang seolah-olah bercanda di lapangan saat menggiring bola keluar dari permainan dengan gaya lari lutut tinggi yang aneh dan dinilainya tidak sopan terhadap tim lawan.

Penampilan yang seolah meremehkan lawan ini ditampilkan Rudiger ketika Jerman unggul 1-0, tetapi mereka akhirnya kemudian kalah 2-1 .

"Itu adalah gejala ketidakprofesionalan dan arogansi dalam permainan Jerman dan rasa tidak hormat yang tidak dapat dilampaui karena dia membuat lawan terlihat konyol," kata Hamann tentang momen Rudiger dikutip Tribunnews dari Daily Mail, Rabu (24/11/2022).

Hamann juga menggambarkan timnas Jerman sebagai tim yang tampil "terlalu lembut, terlalu baik hati, dan terlalu monoton".

Eks gelandang timnas Jerman ini jga mengklaim Jepang adalah tim yang lebih bugar, dan tampil lebih kompak daripada anak asuh Hansi Flick.

"Saya tidak pernah merasa bahwa Jerman tampil sebagai satu tim di lapangan." sindir Hamann.

Terkait peluang lolos Jerman dari fase grup, Hamann menilai probabilitasnya sangat rendah karena mereka harus melawan Spanyol di laga selanjutnya.

"Saya berharap Jepang menang melawan Kosta Rika pada hari Minggu. Hasil imbang melawan Spanyol mungkin tidak akan cukup. Anda mungkin harus menang, tapi saya tidak melihat itu."

Berbeda dengan Jerman, Spanyol sebelumnya tampil garang saat menang 7-0 melawan Kosta Rika pada hari Rabu.

(Tribunnews.com)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved