Piala Dunia 2022

Kondisi Jerman Tak Kondusif Sejak Laga Perdana Piala Dunia 2022, Hansi Flick Dituding Pilih Kasih

Kondisi Timnas Jerman dikabarkan tak kondusif sejak awal gelaran Piala Dunia 2022 dengan pelatih Hansi Flick lebih menyukai para pemain Bayern Munchen

Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AFP/INA FASSBENDER
Para pemain Jerman berdiri di atas lapangan pada akhir pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia 2022 Qatar antara Kosta Rika dan Jerman di Stadion Al-Bayt di Al Khor, utara Doha pada 1 Desember 2022. Pelatih Timnas Jerman, Hansi Flick dituding pilih kasih selama meramu skuadnya di Piala Dunia 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Langkah Jerman yang terhenti prematur di Piala Dunia 2022 masih menyisakan cerita.

Baru-baru ini terungkap tak cuma skuad Jerman yang terpecah terkait keputusan melakukan gestur tutup mulut.

Berita negatif ikut menyasar sang pelatih, Hansi Flick yang dituding pilih kasih.

Gelandang Jerman Kai Havertz merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia Qatar 2022 antara Kosta Rika dan Jerman di Stadion Al-Bayt di Al Khor, utara Doha. (1 Desember 2022). (Ina Fassbender / AFP)
Gelandang Jerman Kai Havertz merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia Qatar 2022 antara Kosta Rika dan Jerman di Stadion Al-Bayt di Al Khor, utara Doha. (1 Desember 2022). Pelatih Timnas Jerman, Hansi Flick dituding pilih kasih selama meramu skuadnya di Piala Dunia 2022. (Ina Fassbender / AFP) (AFP/INA FASSBENDER)

Baca juga: Jadwal Inggris vs Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2022, Alasan Latihan Les Bleus Tanpa Mbappe

Hansi Flick dianggap terlalu pilih kasih kepada para pemain Bayern Munchen yang ada di skuad Jerman.

Leon Goretzka, Manuel Neuer dan Niklas Sule menjadi pemain yang dianggap mendapat perlakuan khusus dari sang pelatih.

Leon Goretzka menjadi perbincangan saat ia masuk menggantikan Ilkay Gundogan di laga melawan Jepang.

Masuknya pemain milik Bayern Munchen itu dianggap merusak ritme permainan Der Panzer.

Sementara itu, Manuel Neuer juga dianggap mendapat keistimewaan.

Sang sweeper-keeper bak memiliki kekebalan di tengah performanya yang tak begitu baik.

Di sisi lain, Marc Andre ter Stegen yang tampil apik bersama Barcelona tak mendapat kesempatan sama sekali.

Sedangkan performa Niklas Sule menjadi sorotan di lini belakang Der Panzer.

Ia dianggap tak cukup baik mengawal jantung pertahanan tim.

Ada Mathias Ginter yang dianggap lebih piawai tampil di ajang empat tahunan tersebut.

Apalagi sang pemain memiliki caps lebih banyak.

Penyerang Jerman Serge Gnabry (Kiri) merayakan gol pertama timnya dengan penyerang Jerman Thomas Mueller selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia Qatar 2022 antara Kosta Rika dan Jerman di Stadion Al-Bayt di Al Khor, utara Doha pada 1 Desember 2022. (FRANCK FIFE/AFP)
Penyerang Jerman Serge Gnabry (Kiri) merayakan gol pertama timnya dengan penyerang Jerman Thomas Mueller selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia Qatar 2022 antara Kosta Rika dan Jerman di Stadion Al-Bayt di Al Khor, utara Doha pada 1 Desember 2022. (FRANCK FIFE/AFP) (AFP/FRANCK FIFE)
Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved