Piala Dunia 2022
Jam Kerja Relawan Piala Dunia 2022, Satu Shift 8 Jam dan Harus Datang 5 Jam Sebelum Pertandingan
Menjadi seorang relawan Piala Dunia 2022 ternyata harus bekerja selama delapan jam dan harus datang lima jam sebelum pertandingan.
Pasangan suami istri tersebut juga menjelaskan tentang suka duka selama menjadi relawan Piala Dunia 2022.
Wahyu mengaku senang bisa bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara di dunia.
"Tentu, banyak sukanya ya, karena kan kita sebagai spectator services, kita bertemu dengan banyak orang."
"Kita ingin membuat orang-orang yang datang ke Qatar tuh mempunyai kenangan yang indah."
"Jadi kita membuat mereka semangat, dari mereka datang ke stadion sampai akhir pertandingan, kita buat mereka senang," kata Wahyu.
Diana juga mengaku senang bisa bertemu banyak orang dari berbagai negara di dunia.
"Sama ya, banyak sukanya, bisa ketemu orang baru."
"Trus bisa merasakan atmosfer Piala Dunia 2022 di stadion."
"Kita juga tidak hanya ketemu dengan penonton dari banyak negara tapi juga relawan dari Qatar yang terdiri dari berbagai macam suku."
"Lalu, juga bertemu dengan relawan internasional, ada yang dari Nigeria, New Zealand, Tasmania, Sri Lanka, bahkan ada dari Indonesia juga," tambah Diana.
Selain banyak merasakan suka, keduanya juga mengatakan tentang duka selama menjadi relawan Piala Dunia 2022.
Tidak dapat dipungkiri, Wahyu terkadang merasa capek ketika selama menjadi relawan.
"Kalau dukanya ya mungkin capek."
"Soalnya kita harus datang di stadion lima jam sebelum pertandingan dimulai."
"Lalu, ada penonton yang datang telat, dia frustasi, trus agak marah, tapi kita harus tetap bikin dia senang," kata Wahyu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pasangan-suami-istri-asal-indonesia-yang-jadi-relawan-piala-dunia-2022.jpg)