Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Ada Tambahan 456.256 Pemilih Baru di Pilkada Serentak Desember 2020

Penambahan pemilih pemula mengakibatkan saat ini total DP4 sejumlah 105.852.716 pemilih dari sebelumnya 105.396.460 pemilih.

Dok Puspen Kemendagri
Kemendagri menyerahkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) Pemilih Pemula kepada KPU, Kamis (18/06/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 bertambah sebesar 456.256 pemilih.

Komisioner KPU RI, Viryan Aziz menjelaskan, angka 456.256 pemilih itu merupakan data pemilih pemula tambahan.

Penambahan itu mengakibatkan saat ini total DP4 sejumlah 105.852.716 pemilih dari sebelumnya 105.396.460 pemilih.

"Data Pemilih 270 Daerah Pemilihan 2020, DP4 sebanyak 105.396.460 pemilih. Data pemilih pemula tambahan sebanyak 456.256 Pemilih. Sehingga total DP4 105.852.716 Pemilih," ujar Viryan, di acara penyerahan data pemilih pemula tambahan dan launching pemilihan serentak 2020 yang digelar di kantor KPU RI, Kamis (18/6/2020).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyampaikan sambutan saat mengikuti Penyerahan Data Pemilih Pemula Tambahan dan Peluncuran Pemilihan Serentak Tahun 2020 di gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2020). KPU menerima Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (D4) tambahan sebanyak 456.256 orang dan meluncurkan alat perlengkapan pencegahan Covid-19 untuk digunakan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyampaikan sambutan saat mengikuti Penyerahan Data Pemilih Pemula Tambahan dan Peluncuran Pemilihan Serentak Tahun 2020 di gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2020). KPU menerima Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (D4) tambahan sebanyak 456.256 orang dan meluncurkan alat perlengkapan pencegahan Covid-19 untuk digunakan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Penambahan data 456.256 itu kemudian disampaikan Kementerian Dalam Negeri kepada KPU RI.

Dijelaskan, angka itu diambil dari jumlah pemilih pemula, berusia 17 tahun, yang dapat menggunakan hak suara pada pemungutan suara Pilkada 2020 pada 9 Desember 2020 atau mereka yang sudah menikah.

Adanya penambahan itu karena terjadi pergeseran hari pemungutan suara.

Semula pemungutan suara dijadwalkan pada 23 September 2020. Namun, mengalami pemunduran jadwal hingga akhirnya dilaksanakan pada 9 Desember 2020, mengingat adanya penundaan tahapan Pilkada 2020 akibat pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Baca: BBPLK Serang Sumbang APD untuk Penanganan Covid-19 di Cilegon

Ketua KPU RI, Arief Budiman dalam kesempatan itu meminta para pemilih agar mencari informasi mengenai tahapan-tahapan di Pilkada 2020.

Salah satu sumber informasi tersebut, yaitu melalui media massa.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved