Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilkada Serentak 2020

Sengaja Pakai Baju Gibran saat Rapat DPRD Solo, Kader PKS Solo Dapat Sanksi, Dicopot dari Jabatan

Kader PKS Solo dicopot dari jabatannya karena sengaja mengenakan kemeja bergambar Gibran Rakabuming Raka saat rapat DPRD.

ISTIMEWA via TribunSolo / Tribunnews DANANG TRIATMOJO
Kader PKS Solo, Didik Hermawan (kiri), dicopot dari jabatannya karena sengaja mengenakan kemeja bergambar Gibran Rakabuming Raka saat rapat DPRD. 

Hal ini, kata Sugeng, mengingat Achmad Purnomo gagal maju Pilkada Solo 2020 karena gagal mendapat rekomendasi PDIP.

Seperti diketahui, PDIP mengumumkan nama Gibran Rakabuming dan Teguh Prakosa sebagai pasangan yang mereka usung dalam Pilkada Solo 2020.

"Saya kira simbol perlawanan atau simbol 'yang terzolimi' adalah sosok Pak Purnomo dan saya kira publik akan sangat mudah memahami Pak Purnomo menyatakan siap maju," terang Sugeng, Selasa (28/7/2020), dikutip Tribunnews dari TribunSolo.

"Saya meyakini memberikan empati dalam bentuk dukungan suara kita paham, saya kira filosofi masyarakat Indonesia dan Jawa khususnya memahami bab rasa."

"Rasa yang dirasakan Pak Purnomo, digadang-gadang, dijanjikan dan seterusnya tapi di detik akhir meleset semua," sambung dia.

Baca: PKS Sebut Jokowi Tidak Konsisten, Ipar Disuruh Mundur di Pilkada Sementara Anak dan Menantunya Tidak

Baca: Politikus PKS: Tidak Ada Kompetisi Itu Orang Lawan Kotak Kosong

Sugeng Riyanto mengatakan jika ada koalisi partai non-PDIP pada Pilkada Solo 2020, maka hal itu akan luar biasa.

Ia pun meyakini bisa mengalahkan dinasti politik di Kota Solo.

"Kita meyakini bisa mengalahkan politik dinasti di Kota Solo," ujarnya.

Hingga saat ini, Sugeng mengungkapkan pihaknya masih menjalin komunikasi dengan Achmad Purnomo.

Meski begitu, kepastian Purnomo akan bergabung atau tidak, masih abu-abu.

Dilansir TribunSolo, Sugeng menyebutkan Purnomo belum menyatakan iya, tapi juga belum menolak.

Namun, Sugeng yakin Purnomo siap bertarung pada pemilihan yang berlangsung 9 Desember 2020 mendatang.

Sayangnya, PKS masih harus membutuhkan empat kursi lagi di DPRD Kota Solo untuk bisa mengusung calon kepala daerah.

"Kami menangkap sinyal, Pak Purnomo siap fight kalau ada kapal koalisi," ujarnya.

"Kita usahakan, itu juga dalam rangka meyakinkan Pak Purnomo bahwa ini masih mungkin, masih ada celah."

"Kita usahakan celah itu," imbuh dia.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W, TribunSolo/Ryantono Puji Santoso/Adi Surya Samodra)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan